Greenhill Ciwidey – Keiko Fujimori resmi menjabat sebagai Presiden Peru setelah memenangkan pemilihan presiden putaran kedua pada Juni 2026. Ia meraih kemenangan tipis dengan selisih kurang dari 50.000 suara.
Upacara pelantikan berlangsung di Lima pada Selasa, 28 Juli 2026. Fujimori menjadi Presiden kesembilan Peru dalam satu dekade terakhir.
Kemenangan tersebut menandai perubahan arah politik Peru. Selain itu, hasil pemilu juga memperkuat tren pemerintahan konservatif di kawasan Amerika Latin.
“Baca Juga: Korban Gempa Jepang Bertambah, 13 Orang Dilaporkan Tewas“
Keiko Fujimori Fokus Pulihkan Stabilitas
Keiko Fujimori berusia 51 tahun. Ia memimpin Partai Kekuatan Rakyat, yang menjadi salah satu kekuatan politik terbesar di Peru.
Dalam pidato dan kampanyenya, Fujimori berjanji memulihkan stabilitas politik. Ia juga ingin mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menekan angka kejahatan.
Selama sepuluh tahun terakhir, Peru mengalami pergantian pemerintahan yang cukup sering. Beberapa presiden mengundurkan diri atau kehilangan jabatan karena krisis politik dan dugaan korupsi.
Kini, Partai Kekuatan Rakyat bersama sekutunya menguasai sekitar setengah kursi Senat. Kondisi itu memberi Fujimori dukungan politik yang lebih kuat.
Latar Belakang Keluarga Masih Jadi Sorotan
Keiko Fujimori merupakan putri mantan Presiden Alberto Fujimori.
Alberto memimpin Peru pada era 1990-an. Ia berhasil menstabilkan ekonomi dan menekan kelompok bersenjata.
Namun, pemerintahannya juga menuai kritik karena pelanggaran hak asasi manusia.
Pengadilan kemudian menjatuhkan hukuman penjara kepada Alberto Fujimori. Pemerintah memberikan pengampunan pada Desember 2023. Alberto meninggal dunia pada September 2024.
Janji Kampanye Keiko Fujimori
Keiko Fujimori mengusung agenda keamanan sebagai prioritas utama.
Ia berjanji memberantas kejahatan dengan langkah yang lebih tegas. Selain itu, ia ingin menerapkan beberapa kebijakan yang terinspirasi dari El Salvador.
Fujimori juga berencana membangun penjara berkapasitas besar untuk menangani pelaku kejahatan berat.
Selain sektor keamanan, ia menyiapkan reformasi bagi sistem peradilan. Salah satu usulnya memberikan perlindungan identitas kepada hakim dalam sidang pidana.
Di bidang sosial, Fujimori berjanji memperbaiki layanan bagi masyarakat pedesaan. Ia juga akan meningkatkan upah minimum nasional sebesar 15 persen.
Selain itu, pemerintahannya akan memperkuat kesiapan menghadapi fenomena El Nino yang sering memicu banjir di wilayah pesisir Peru.
Tantangan Besar Menanti Pemerintahan Baru
Meski sering menghadapi gejolak politik, Peru tetap memiliki ekonomi yang relatif stabil.
Bank sentral berhasil menjaga suku bunga acuan di bawah lima persen. Pemerintah juga menerapkan kebijakan fiskal yang cukup disiplin.
Namun, tantangan masih cukup besar. Banyak pengamat menyoroti kesenjangan kesejahteraan antara wilayah pesisir dan kawasan Pegunungan Andes.
Karena itu, pemerintahan Keiko Fujimori harus mampu menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan pemerataan pembangunan.
Keberhasilan menjalankan janji kampanye akan menjadi penentu kepercayaan publik terhadap pemerintahan baru Peru.
Sumber: BBC
“Baca Juga: Deteksi Dini Hepatitis B dan C Lindungi Kesehatan Hati“




