Greenhill Ciwidey – Pesawat Flydubai FZ1073 mengalami insiden serius dalam penerbangan dari Dubai menuju Tel Aviv. Insiden tersebut terjadi pada 30 September 2026.
Pesawat kemudian mengalihkan penerbangan menuju Tabuk, Arab Saudi. Seluruh penumpang akhirnya selamat setelah awak mengendalikan situasi di dalam pesawat.
“Baca Juga: KAI Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Usai Insiden Bekasi“
Pesawat Mengalami Penurunan Ketinggian Secara Drastis
Data pelacakan penerbangan menunjukkan perubahan ketinggian pesawat sekitar pukul 05.21 GMT. Pesawat kemudian mengalami penurunan lebih dari 14.000 kaki dalam waktu kurang dari 30 detik.
Situasi tersebut kemudian memicu pengiriman sinyal darurat. Pesawat juga mengubah kode transponder menjadi sinyal yang menunjukkan adanya gangguan atau intervensi ilegal.
Selanjutnya, pesawat meminta pendaratan darurat kepada pengendali lalu lintas udara di Tabuk. Pesawat kemudian mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Prince Sultan bin Abdulaziz.
Terjadi Keributan di Dalam Kokpit
Flydubai mengonfirmasi adanya insiden di dalam kokpit. Maskapai juga memastikan seluruh penumpang tetap selamat dan aman.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan keterangan berbeda mengenai penyebab insiden. Netanyahu mengatakan kopilot menikam kapten dan mencoba menjatuhkan pesawat.
Namun, pihak berwenang belum memastikan motif atau penyebab serangan tersebut. Karena itu, penyelidik masih memeriksa seluruh rangkaian kejadian.
Penumpang dan awak kemudian membantu mengendalikan situasi di dalam pesawat. Dua pilot Flydubai lain yang berada dalam penerbangan juga membantu mengendalikan pesawat.
Kapten dan Kopilot Mendapat Perawatan Medis
Pihak Bandara Internasional Prince Sultan bin Abdulaziz membawa kapten dan kopilot ke rumah sakit. Keduanya mengalami luka setelah insiden di dalam kokpit.
Kedutaan Besar India di Arab Saudi kemudian mengidentifikasi kapten sebagai Smit Machchhar. Kapten tersebut merupakan warga negara India dan menjalani perawatan di rumah sakit Tabuk.
Laporan terbaru menyebut kondisi Machchhar stabil. Otoritas India juga terus berkomunikasi dengan keluarga dan pihak Arab Saudi.
Penumpang Melanjutkan Perjalanan ke Israel
Setelah pesawat mendarat di Tabuk, Flydubai menyiapkan penerbangan pengganti. Pesawat tersebut kemudian membawa para penumpang menuju Bandara Ben Gurion di Israel.
Sementara itu, pihak berwenang terus menyelidiki penyebab insiden tersebut. Flydubai juga meminta publik tidak membuat kesimpulan sebelum penyelidikan selesai.
Dengan demikian, insiden FZ1073 melibatkan gangguan serius di kokpit dan pendaratan darurat. Namun, penyelidikan masih perlu menentukan motif serta rangkaian kejadian secara lengkap.





