Greenhill Ciwidey – Penembakan di sebuah rumah di Erie, Pennsylvania, Amerika Serikat, menewaskan sedikitnya sembilan orang pada Jumat petang, 9 Oktober 2026. Menurut aparat setempat, dua anak termasuk di antara para korban.
Polisi juga mengonfirmasi bahwa pelaku meninggal dunia setelah mengakhiri hidupnya sendiri. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab dan kronologi lengkap penembakan tersebut.
“Baca Juga: Serangan Bandara Riyadh, KBRI Imbau WNI Waspada“
Polisi Menemukan Korban di Luar dan Dalam Rumah
Menurut laporan media setempat, polisi menerima laporan penembakan di sebuah rumah di Erie pada Jumat petang. Setelah tiba di lokasi, petugas menemukan dua wanita meninggal di luar rumah.
Sementara itu, polisi menemukan korban lainnya di dalam bangunan tersebut. Aparat belum mengungkapkan identitas para korban kepada publik.
Pihak berwenang juga belum menjelaskan hubungan antara pelaku dan para korban. Selain itu, penyidik masih mencari informasi mengenai latar belakang kejadian.
Pelaku Membarikade Diri dan Memicu Kebuntuan dengan SWAT
Setelah penembakan, pelaku membarikade diri di dalam rumah. Situasi tersebut mendorong polisi mengerahkan tim SWAT untuk menangani kebuntuan dengan pelaku.
Seorang fotografer media berita setempat yang berada di lokasi melaporkan bahwa ia mendengar teriakan dan suara tembakan selama kejadian berlangsung. Namun, pihak berwenang belum memberikan penjelasan lengkap mengenai urutan peristiwa tersebut.
Petugas kemudian memastikan bahwa pelaku telah meninggal dunia. Kepala Polisi Erie, Rick Lorah, menyatakan bahwa pelaku tewas akibat luka tembak yang dilakukannya sendiri.
Polisi Memastikan Tidak Ada Ancaman Lanjutan
Dalam konferensi pers, Lorah mengonfirmasi kematian tersangka dan menjelaskan kondisi keamanan di sekitar lokasi.
“Saat ini, kami dapat mengonfirmasi bahwa tersangka telah meninggal dunia. Berdasarkan informasi yang kami miliki saat ini, tidak ada ancaman yang sedang berlangsung terhadap masyarakat,” ujar Lorah, sebagaimana dilansir RT.
Pemerintah kota juga menyatakan bahwa situasi telah terkendali. Karena itu, pihak berwenang menilai tidak ada bahaya lanjutan bagi masyarakat berdasarkan informasi yang tersedia saat itu.
Meski demikian, polisi tetap melanjutkan penyelidikan untuk memahami seluruh rangkaian kejadian.
Polisi Masih Menyelidiki Motif Penembakan
Hingga laporan ini disusun, polisi belum mengumumkan identitas pelaku maupun para korban. Penyidik juga belum memastikan motif yang mendorong pelaku melakukan penembakan.
Lorah menjelaskan bahwa tim penyidik sedang mengumpulkan informasi untuk menyusun kronologi kejadian. Ia juga mengingatkan bahwa proses tersebut membutuhkan waktu agar polisi dapat memeriksa seluruh fakta.
Pihak berwenang belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kemungkinan hubungan pelaku dengan para korban. Oleh karena itu, masyarakat masih menunggu hasil penyelidikan resmi.
Kasus ini menjadi perhatian aparat setempat karena menimbulkan banyak korban jiwa, termasuk anak-anak. Polisi diharapkan dapat mengungkap latar belakang kejadian setelah penyelidikan selesai.
“Baca Juga: Hari Kesehatan Mental Sedunia: Kenali Gangguan Jiwa“





