Greenhill Ciwidey – Hujan ekstrem melanda Nagoya, Jepang, beberapa hari sebelum Asian Games 2026 berlangsung.
Hujan deras tersebut memecahkan rekor curah hujan dan memicu banjir di sejumlah wilayah. Kondisi itu juga membuat ratusan atlet dan staf menjalani evakuasi sementara.
“Baca Juga: 5 Mahasiswa Unpam Gugat Pasal Santet, Hakim Bertanya“
Curah Hujan Capai 104 Milimeter per Jam
Curah hujan di Nagoya mencapai 104 milimeter dalam satu jam pada Selasa, 8 September 2026.
Hujan deras kemudian memicu banjir di beberapa wilayah kota. Pemerintah setempat juga mengeluarkan perintah evakuasi bagi sebagian warga.
Sekitar 400 atlet dan anggota staf Asian Games ikut menjalani evakuasi. Mereka tinggal di hunian sementara kawasan Garden Pier.
Petugas membawa para atlet dan staf tersebut menuju lokasi yang lebih tinggi. Mereka kemudian kembali setelah pemerintah mencabut perintah evakuasi.
Proses evakuasi berlangsung sementara dan tidak menimbulkan korban dari kalangan atlet. Pemerintah Nagoya juga terus memantau kondisi cuaca.
Wali Kota Pastikan Asian Games Tetap Berjalan
Wali Kota Nagoya Ichiro Hirosawa memastikan banjir tidak menyebabkan cedera kepada atlet. Ia juga menegaskan kondisi tersebut belum mengganggu Asian Games.
“Kami tidak khawatir tentang kondisi tempat penyelenggaraan,” kata Hirosawa kepada wartawan.
Ia juga menyatakan keyakinannya terhadap pelaksanaan Asian Games sesuai rencana. Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem belum mengancam agenda pembukaan.
Namun, hujan deras sempat menimbulkan masalah pada sejumlah fasilitas pertandingan. Beberapa bangunan mengalami kebocoran pada bagian atap.
Meski demikian, Hirosawa menilai dampak tersebut masih terbatas. Ia juga memastikan kondisi tersebut belum mengancam pembukaan Asian Games.
Transportasi Nagoya Sempat Terganggu
Selain lokasi Asian Games, hujan deras juga mengganggu aktivitas masyarakat Nagoya. Layanan kereta bawah tanah dan bus sempat berhenti.
Badan Meteorologi Jepang juga mengeluarkan peringatan banjir tingkat tertinggi. Peringatan tersebut berlaku untuk sejumlah sungai utama di wilayah Nagoya.
Media lokal kemudian melaporkan sekitar 3.500 warga menuju pusat evakuasi darurat. Pemerintah terus meminta masyarakat mengikuti arahan keselamatan.
Asian Games Diikuti 17.000 Atlet dan Official
Asian Games 2026 akan menghadirkan lebih dari 17.000 atlet dan official dari berbagai negara.
Nagoya menggunakan konsep akomodasi berbeda dalam penyelenggaraan tahun ini. Panitia tidak menyediakan satu perkampungan atlet khusus.
Sebagai gantinya, panitia menggunakan sejumlah hotel dan kapal pesiar. Mereka juga memanfaatkan hunian sementara berbahan kontainer kayu.
Kompetisi Asian Games 2026 akan berlangsung mulai Kamis. Sementara itu, panitia menjadwalkan upacara pembukaan pada 19 September.
Cuaca basah masih berpotensi berlangsung selama beberapa hari ke depan. Namun, Pemerintah Kota Nagoya tetap menjalankan persiapan sesuai jadwal.
Hingga saat ini, pemerintah belum berencana mengubah jadwal pertandingan. Pemerintah juga belum mengubah jadwal upacara pembukaan Asian Games 2026.
“Baca Juga: BNI Beri Bantuan Medis untuk Korban Erupsi Anak Krakatau“






