Greenhill Ciwidey – Polisi membawa 13 tersangka sindikat narkoba Gang Langgar dari Samarinda ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Dari jumlah tersebut, 11 tersangka terlihat mengalami luka tembak di bagian kaki. Polisi membawa para tersangka pada Sabtu, 16 Mei 2026.
“Baca Juga: Israel Serang Gaza Saat Peringatan Nakba, 7 Tewas“
Sebelas Tersangka Jalani Tindakan Terukur
Berdasarkan pantauan di Gedung Bareskrim Polri, sebelas tersangka berjalan dengan kondisi tertatih.
Petugas terlihat membalut kaki para tersangka menggunakan perban. Polisi menduga mereka sempat melakukan perlawanan saat proses penangkapan berlangsung.
Karena itu, aparat mengambil tindakan terukur terhadap para tersangka.
Sementara itu, dua tersangka lain tidak mengalami luka tembak. Polisi menyebut keduanya berstatus pengguna narkoba.
Polisi Sita Barang Bukti Narkoba
Setelah membawa para tersangka, polisi juga menurunkan sejumlah barang bukti dari kendaraan petugas.
Barang bukti tersebut diduga berisi narkoba hasil penyitaan operasi penindakan.
Polisi masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap seluruh barang bukti yang ditemukan.
Sindikat Diduga Beroperasi Selama Empat Tahun
Kanit II Subdit IV Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Bayu Putra Samara, menjelaskan rincian operasi tersebut.
Menurut Bayu, polisi menangkap 13 orang dalam operasi itu. Sebelas orang berperan sebagai anggota sindikat narkoba.
Sementara itu, dua orang lainnya merupakan pengguna narkoba.
Bayu juga mengatakan jaringan Gang Langgar sudah beroperasi selama sekitar empat tahun.
Polisi Sebut Sindikat Sangat Licin
Menurut Bayu, sindikat tersebut cukup sulit ditangkap. Polisi daerah sebelumnya beberapa kali melakukan operasi penindakan.
Namun, jaringan tersebut berhasil menghindari penangkapan dalam berbagai operasi sebelumnya.
Selain itu, sindikat tersebut diduga memiliki perputaran uang sangat besar.
Bayu menyebut jaringan itu mampu menghasilkan omzet sekitar Rp200 juta setiap hari.
Karena itu, polisi menilai sindikat tersebut memiliki jaringan peredaran narkoba yang cukup besar di wilayah Kalimantan Timur.
Polisi Ringkus Sindikat Narkoba : Bareskrim Siapkan Rilis Lengkap
Polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka dalam jaringan tersebut.
Selain itu, aparat juga menelusuri kemungkinan adanya anggota lain yang masih terlibat.
Bareskrim Polri berencana menyampaikan penjelasan lengkap mengenai kasus ini dalam rilis resmi berikutnya.
Melalui operasi tersebut, polisi berharap dapat memutus jaringan peredaran narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat.
“Baca Juga: Andes dan Seoul Virus, Kenali Bahaya Hantavirus“






