Greenhill Ciwidey – Presiden Prabowo Subianto menyoroti arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam rapat Paripurna DPR RI. Ia menegaskan pentingnya Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal.
Prabowo ingin pemerintah memperkuat ekonomi nasional di tengah tekanan global. Karena itu, pemerintah menyiapkan kebijakan yang fokus pada perlindungan ekonomi rakyat.
Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945. Pemerintah ingin mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun, sebagian masyarakat masih mempertanyakan efektivitas kebijakan tersebut. Beberapa pihak menilai pemerintah belum menunjukkan hasil nyata di lapangan.
“Baca Juga: Model AWS Menangis Usai Diperiksa Kasus Hoax“
PP P2N Dukung Langkah Ekonomi Pemerintah
Wakil Ketua Umum HanStra PP P2N, Abi Rekso, mendukung penuh langkah pemerintah. Ia menilai kebijakan tersebut mencerminkan semangat ekonomi nasional.
Abi Rekso menyebut kebijakan fiskal dapat melindungi ekonomi rakyat. Selain itu, ia juga mendorong Danantara lebih aktif melakukan investasi global.
Menurutnya, negara harus melindungi industri dalam negeri dari tekanan pasar internasional. Karena itu, pemerintah perlu mengambil langkah strategis dan cepat.
Abi Rekso menyebut konsep tersebut sebagai “Ekonomi Patriotik”. Ia menilai konsep itu penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Militer Dinilai Punya Peran Penting di Sektor Pangan
Abi Rekso juga mengapresiasi langkah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Ia mendukung penugasan khusus kepada TNI dalam sektor pangan.
Saat ini, TNI-AD mendapat tugas mendukung produksi padi dan jagung. Sementara itu, TNI-AL ikut membantu produksi kedelai nasional.
Menurut Abi Rekso, keterlibatan militer dapat memperkuat ketahanan pangan nasional. Selain itu, langkah tersebut juga bisa menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Ia juga meminta pemerintah melibatkan unsur militer dalam program Makan Bergizi Gratis. Program tersebut dinilai membutuhkan koordinasi yang kuat dan terstruktur.
Abi Rekso Soroti Peran Badan Gizi Nasional
Abi Rekso menilai Badan Gizi Nasional perlu memperkuat kerja sama lintas sektor. Karena itu, ia membuka peluang keterlibatan unsur militer dalam lembaga tersebut.
Menurutnya, kepemimpinan dari unsur militer bisa mempercepat koordinasi program pangan nasional. Dengan begitu, pemerintah dapat menjalankan distribusi pangan lebih efektif.
Ia menilai langkah tersebut dapat memperkuat sinergi kebijakan ekonomi dan pangan. Selain itu, masyarakat juga bisa merasakan dampak langsung dari program pemerintah.
Tiga Pilar Jadi Dasar Ekonomi Patriotik
Abi Rekso menjelaskan konsep Ekonomi Patriotik memiliki tiga pilar utama. Pilar tersebut terdiri dari militer, masyarakat sipil, dan kalangan profesional.
Ia berharap ketiga unsur itu dapat bekerja sama menjaga stabilitas ekonomi nasional. Selain itu, kolaborasi tersebut juga bisa memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
Menurutnya, Indonesia membutuhkan sinergi kuat untuk menghadapi tantangan ekonomi global. Karena itu, semua elemen harus bergerak dalam arah yang sama.
Abi Rekso optimistis konsep tersebut dapat membantu pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
“Baca Juga: Catat! Jadwal Imunisasi Bayi Sesuai Anjuran Kemenkes“






