Greenhill Ciwidey – Seorang ayah di Florida menghadapi sejumlah dakwaan setelah polisi menemukannya bersama dua anaknya di kawasan rawa.
Polisi menangkap Isaac Kinsey, 27 tahun, setelah ia melarikan diri dari lokasi kecelakaan. Saat itu, Kinsey membawa anak berusia dua tahun dan bayi berusia 10 bulan.
Polisi menduga Kinsey mengemudi dalam pengaruh alkohol. Kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu, 9 September 2026, dini hari.
“Baca Juga: Kebakaran Kosambi Hanguskan 20 Gudang“
Kinsey Kabur dari Lokasi Kecelakaan Bersama Dua Anak
Menurut Departemen Kepolisian Lakeland, Kinsey menabrak rambu penutup jalan. Mobilnya kemudian masuk ke kawasan konstruksi.
Petugas yang tiba di lokasi menemukan dua kursi keselamatan anak di dalam mobil. Temuan tersebut membuat polisi segera mencari Kinsey dan kedua anaknya.
Petugas kemudian mengetahui Kinsey membawa kedua anak tersebut saat melarikan diri. Dan Polisi langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kecelakaan.
Polisi Temukan Kinsey di Kawasan Rawa
Polisi menggunakan kamera tubuh dan drone selama operasi pencarian. Rekaman tersebut menunjukkan Kinsey berlari melewati kawasan hutan rawa dalam kondisi gelap.
Kinsey terlihat menggendong kedua anaknya ketika melewati medan yang sulit. Ia beberapa kali terjatuh saat berusaha bergerak melalui kawasan tersebut.
Area itu juga menjadi habitat bagi aligator. Kondisi tersebut meningkatkan risiko keselamatan bagi Kinsey dan kedua anaknya.
Rekaman juga menunjukkan Kinsey beberapa kali kehilangan keseimbangan. Ia bahkan menjatuhkan bayi dan balitanya ke dalam genangan air.
Menurut New York Post, kondisi tersebut terlihat dalam rekaman udara yang polisi rilis. Polisi kemudian bergerak menuju lokasi untuk menyelamatkan kedua anak tersebut.
Petugas Berhasil Menyelamatkan Kedua Anak
Petugas menghadapi medan rawa yang lebat selama proses pencarian. Mereka akhirnya menemukan Kinsey dan kedua anaknya.
Dalam rekaman kamera tubuh, seorang petugas mengarahkan senter sambil memanggil Kinsey.
“Di mana kau? Keluarlah lewat sini, keluarlah lewat sini!” teriak petugas tersebut.
Petugas kemudian meminta Kinsey menyerahkan bayinya. Setelah itu, petugas mengambil salah satu anak yang menangis.
Polisi akhirnya mengamankan kedua anak tersebut dari kawasan rawa. Petugas kemudian membawa keduanya ke rumah sakit setempat.
Kedua anak menjalani perawatan untuk luka yang mereka alami. Kinsey juga menjalani perawatan di rumah sakit setelah polisi mengamankannya.
Polisi Ungkap Pengakuan Kinsey
Menurut pihak berwenang, Kinsey mengaku sedang mabuk saat kecelakaan terjadi. Ia juga mengakui bahwa polisi menangguhkan SIM miliknya.
Kinsey menghadapi delapan dakwaan pidana ringan dan tiga dakwaan pidana berat. Salah satu dakwaan tersebut berkaitan dengan penganiayaan anak akibat kelalaian.
Dakwaan tersebut mencakup dua kasus yang menyebabkan cedera fisik serius pada anak. Proses hukum selanjutnya akan menentukan perkembangan kasus tersebut.
Polisi Sebut Drone Membantu Operasi Pencarian
Departemen Kepolisian Lakeland menilai operasi tersebut dapat mencegah tragedi yang lebih besar. Polisi mengandalkan drone dan kerja sama petugas untuk menemukan kedua anak.
“Insiden ini bisa saja berakhir dengan hilangnya dua nyawa tak berdosa,” kata departemen tersebut.
Polisi juga menegaskan bahaya mengemudi ketika seseorang berada dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan. Mereka mengingatkan masyarakat agar tidak mengemudi ketika kondisi tubuh tidak memungkinkan.
Pihak kepolisian bersyukur kedua anak berhasil selamat. Mereka juga mengapresiasi petugas yang bekerja dalam kondisi medan yang sulit.
Kasus ini kini berlanjut melalui proses hukum. Sementara itu, kedua anak mendapat perawatan setelah polisi menemukan mereka di kawasan rawa.
“Baca Juga: iPhone 18 Pro Kapan Masuk Indonesia? Ini Jadwalnya“





