Greenhill Ciwidey – Aparat keamanan membubarkan massa aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Namun, massa tidak langsung meninggalkan lokasi setelah pembubaran.
Massa justru bergerak dan menguasai ruas Jalan Gatot Subroto. Situasi kemudian berkembang menjadi kericuhan di sejumlah kawasan sekitar.
“Baca Juga: Banjir Bandang Nepal Tewaskan 31 Orang, Ratusan Hilang“
Massa Bakar Cone dan Barrier di Jalan Gatot Subroto
Video yang diterima iNews Media Group memperlihatkan massa membakar cone dan barrier. Massa menempatkan sejumlah benda tersebut tepat di tengah Jalan Gatot Subroto.
Api kemudian berkobar cukup besar di tengah jalan. Kondisi tersebut membuat situasi lalu lintas dan keamanan semakin tidak kondusif.
Setelah itu, kericuhan meluas ke kawasan Jalan Tentara Pelajar. Sejumlah remaja yang terlibat kericuhan berusaha meninggalkan lokasi.
Namun, petugas berhasil mengamankan beberapa remaja tersebut. Aparat kemudian terus mengendalikan situasi di sekitar lokasi bentrokan.
Massa Serang Petugas di Jalan Tentara Pelajar
Ketegangan kembali meningkat ketika massa bertahan di Jalan Pejompongan Raya. Massa kemudian menyerang petugas kepolisian yang berjaga di Jalan Tentara Pelajar.
Aksi tersebut memicu bentrokan antara massa dan aparat. Petugas kemudian mengambil langkah untuk mendorong massa menjauh dari kawasan tersebut.
Bentrokan juga berdampak pada aktivitas transportasi umum. Layanan Commuter Line mengalami gangguan ketika bentrokan berlangsung.
Bentrokan Ganggu Perjalanan Commuter Line
Sejumlah perjalanan Commuter Line berhenti sementara akibat situasi di sekitar jalur. Penghentian tersebut berlangsung ketika aparat dan massa masih terlibat bentrokan.
Gangguan perjalanan membuat aktivitas penumpang ikut terdampak. Operator kereta harus menyesuaikan perjalanan dengan kondisi keamanan di sekitar lokasi.
Sementara itu, aparat terus berupaya mengendalikan massa. Petugas juga mengamankan sejumlah orang yang terlibat dalam kericuhan.
Brimob Dorong Massa ke Arah Pejompongan
Situasi akhirnya mulai terkendali setelah pasukan Brimob tiba di lokasi. Pasukan tersebut kemudian mendorong massa ke arah Pejompongan.
Langkah tersebut membuat massa perlahan menjauh dari kawasan Jalan Tentara Pelajar. Aparat selanjutnya mengamankan sejumlah titik yang sebelumnya menjadi lokasi bentrokan.
Hingga situasi terkendali, aparat terus menjaga kawasan sekitar Gedung DPR dan jalan yang terdampak. Petugas juga mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali kericuhan.
Peristiwa tersebut menunjukkan dampak luas dari aksi massa pada Kamis sore. Selain mengganggu keamanan, bentrokan juga memengaruhi lalu lintas dan layanan transportasi umum di sekitar lokasi.
“Baca Juga: BPOM Izinkan Terapi Gen untuk Penyakit SMA“






