Greenhill Ciwidey – Dua tentara Angkatan Darat Amerika Serikat tewas setelah helikopter serang AH-64 Apache mengalami kecelakaan. Insiden tersebut terjadi di Salado, Texas, pada Rabu, 12 Agustus 2026 waktu setempat.
Helikopter dua tempat duduk itu jatuh di sebuah ladang dekat Fort Hood. Angkatan Darat AS menyebut helikopter tersebut berasal dari unit yang bermarkas di Fort Hood.
“Baca Juga: Gempa Kolombia Tewaskan 224 Orang, Pencarian Berlanjut“
Angkatan Darat AS Sampaikan Belasungkawa
Brigjen Ethan Diven, penjabat Komandan Jenderal Divisi Kavaleri ke-1, menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut.
Diven menyampaikan dukungan kepada keluarga dan rekan kedua prajurit yang meninggal. Ia juga meminta seluruh pihak memberikan ruang bagi keluarga selama menghadapi masa sulit.
Angkatan Darat AS belum mengumumkan identitas kedua korban. Pihak militer akan menyampaikan nama korban setelah keluarga terdekat menerima pemberitahuan.
Angkatan Darat biasanya menunda pengumuman identitas korban selama proses pemberitahuan keluarga berlangsung. Karena itu, publik masih menunggu informasi resmi mengenai kedua prajurit tersebut.
Kecelakaan Picu Kebakaran Rumput
Kantor Sheriff Bell County menerima panggilan darurat terkait kecelakaan tersebut setelah pukul 13.30 waktu setempat. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk menangani keadaan darurat.
Kecelakaan itu juga memicu kebakaran rumput di sekitar area jatuhnya helikopter. Namun, petugas memastikan insiden tersebut tidak merusak bangunan di sekitar lokasi.
Personel Fort Hood turut mendatangi lokasi kecelakaan. Mereka kemudian bekerja sama dengan petugas pertolongan pertama setempat untuk menangani dampak insiden.
Langkah tersebut mencakup pengamanan lokasi dan penanganan kondisi di sekitar area jatuh. Petugas juga memastikan situasi tetap terkendali setelah kecelakaan.
Penyebab Jatuhnya Apache Masih Diselidiki
Hingga kini, Angkatan Darat AS belum menjelaskan penyebab kecelakaan AH-64 Apache tersebut. Pihak berwenang masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui rangkaian kejadian.
Penyelidikan akan membantu petugas menentukan faktor yang menyebabkan helikopter kehilangan kendali dan jatuh. Namun, pihak militer belum memberikan kesimpulan mengenai penyebab insiden.
AH-64 Apache sendiri merupakan helikopter serang yang digunakan Angkatan Darat AS dalam berbagai operasi. Helikopter tersebut memiliki dua kursi untuk pilot dan anggota kru lainnya.
Untuk saat ini, Angkatan Darat AS memprioritaskan proses penyelidikan serta pemberitahuan kepada keluarga korban. Informasi terbaru mengenai identitas korban dan penyebab kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan resmi.




