Greenhill Ciwidey – Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Malang: Hujan deras turun di kawasan Malang Utara pada Rabu siang. Warga melaporkan hujan berbentuk butiran es kecil disertai angin kencang. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari. Butiran es jatuh di kawasan Bungkuk dan membuat warga panik. Banyak warga mengabadikan momen itu lalu menyebarkannya di media sosial.
Rizky Aditya, warga Singosari, menyaksikan langsung hujan es tersebut. Ia berteduh di rumah warga ketika peristiwa itu terjadi. Rizky mengatakan hujan es mulai turun sekitar pukul 13.30 WIB. Hujan berlangsung sebentar, tetapi angin kencang ikut menyertainya dengan cukup kuat.
“Baca Juga: Kebakaran Apartemen City Park, 4 Korban Sesak Napas Dilarikan“
Bangunan Cucian Motor Roboh Akibat Angin
Selain hujan es, angin kencang menyebabkan bangunan cucian motor roboh. Bangunan itu terletak di Jalan Raya Singosari, tepat di seberang SPBU Kelurahan Pagentan. Saat kejadian, beberapa pengendara motor berteduh di bawah kanopi cucian tersebut. Rangka bangunan yang tidak kuat akhirnya ambruk.
Atap cucian menimpa beberapa orang yang sempat berteduh. Warga segera mengevakuasi mereka agar tidak tertimpa material lebih banyak. Sejumlah orang masih mengenakan jas hujan dan helm ketika dievakuasi.
Arus Lalu Lintas Malang–Surabaya Macet
Runtuhnya bangunan cucian langsung memengaruhi arus lalu lintas. Material berupa kayu, seng, dan kanopi menutup sebagian Jalan Raya Malang–Surabaya. Kendaraan dari dua arah terjebak macet total. Warga bersama petugas bahu-membahu membersihkan jalan agar kendaraan bisa melintas kembali.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.32 WIB. Angin kencang yang menyertai hujan deras membuat bagian depan bangunan roboh. Kerugian material akibat peristiwa ini mencapai Rp10 juta.
Tidak Ada Korban Jiwa atau Luka Serius
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa. Beberapa orang sempat tertimpa material ringan tetapi tidak mengalami luka serius. Mereka segera mendapat pertolongan dari warga sekitar.
Sadono menambahkan bahwa pembersihan material berlangsung hingga sore hari. Petugas bersama warga berhasil menyelesaikan proses evakuasi sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah itu, arus lalu lintas kembali normal dan kendaraan dapat melintas lancar.
Warga Diminta Tetap Waspada Cuaca Ekstrem
Kejadian hujan es dan angin kencang ini membuat warga Singosari semakin waspada. Rizky mengaku jarang melihat hujan berbentuk es di wilayahnya. Ia menilai fenomena tersebut cukup mengejutkan dan membuat warga resah.
BPBD Kabupaten Malang mengimbau warga agar berhati-hati saat hujan deras. Warga disarankan mencari tempat berteduh yang aman dan jauh dari bangunan rentan roboh. Dengan begitu, risiko cedera bisa diminimalkan.
Kesimpulan: Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Malang
Hujan es dan angin kencang di Malang Utara menyebabkan bangunan cucian motor roboh dan lalu lintas macet. Petugas dan warga bergerak cepat membersihkan material hingga arus jalan kembali normal. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini menjadi peringatan penting. Warga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem agar terhindar dari risiko serupa di masa mendatang.
“Baca Juga: Gempa 5,8 Poso Tewaskan 2 Orang, Puluhan Jemaat Terluka“






