Greenhill Ciwidey – Petugas kebersihan menemukan benda yang diduga mortir di kawasan Anjungan Sumatera Barat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Penemuan tersebut langsung memicu respons cepat dari kepolisian untuk memastikan keamanan lokasi.
Tim Gegana Polda Metro Jaya segera datang ke lokasi setelah menerima laporan. Setelah pemeriksaan selesai, petugas berhasil mengamankan benda tersebut tanpa mengganggu aktivitas pengunjung.
“Baca Juga: Polisi Sita Rp110 Juta dari Influencer Hanania Travel“
Petugas Kebersihan Menemukan Benda Mencurigakan
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, menjelaskan kronologi penemuan benda tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026, sekitar pukul 11.05 WIB.
Saat itu, seorang petugas kebersihan sedang membersihkan area Anjungan Sumatera Barat.
Namun, ketika menyapu area tersebut, petugas melihat sebuah benda yang menyerupai mortir.
Karena merasa benda itu mencurigakan, petugas segera melapor kepada manajemen TMII.
Selain itu, petugas juga menghubungi Polsek Cipayung agar polisi segera melakukan pemeriksaan.
Tidak lama kemudian, personel kepolisian tiba di lokasi untuk mengecek laporan tersebut.
Polisi Langsung Sterilkan Area Penemuan
Setelah melakukan pengecekan awal, polisi memastikan terdapat satu benda yang diduga mortir.
Selanjutnya, petugas meminta bantuan Tim Gegana Polda Metro Jaya untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 14.00 WIB, enam personel Gegana bersama tim Inafis Polres Metro Jakarta Timur tiba di lokasi.
Tim kemudian mengamankan benda tersebut sesuai prosedur keamanan.
Seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Akhirnya, sekitar pukul 14.38 WIB, petugas menyelesaikan proses evakuasi dan memastikan situasi tetap kondusif.
TMII Pastikan Benda Tidak Membahayakan
Corporate Communication TMII, Emerensia Ken Elsa, memberikan penjelasan mengenai temuan tersebut.
Menurutnya, benda itu diduga merupakan mortir peninggalan lama.
Ia juga menegaskan bahwa benda tersebut tidak membahayakan masyarakat.
Selain itu, mortir berada di area yang tertutup pepohonan lebat.
Karena lokasi tersebut cukup rimbun, petugas sebelumnya tidak mengetahui keberadaan benda itu.
Meski begitu, manajemen TMII tetap menjalankan prosedur keamanan secara penuh.
Pihak pengelola juga langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan penanganan berlangsung aman.
Aktivitas Pengunjung Tetap Normal
Setelah Tim Gegana menyelesaikan tugasnya, kawasan TMII kembali beroperasi seperti biasa.
Manajemen memastikan seluruh area tetap aman untuk dikunjungi masyarakat.
Selain itu, pihak pengelola terus mengutamakan keselamatan setiap pengunjung.
TMII juga berkomitmen bekerja sama dengan aparat apabila muncul situasi yang membutuhkan penanganan khusus.
Dengan langkah tersebut, masyarakat tetap dapat menikmati seluruh fasilitas wisata tanpa gangguan.
“Baca Juga: Pesawat Terjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas“






