Greenhill Ciwidey – Prabowo Pulang ke RI: Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya tiba kembali di Tanah Air setelah menjalani kunjungan luar negeri selama enam hari. Lawatan tersebut meliputi Jepang, Amerika Serikat, Kanada, dan Belanda. Agenda utama kunjungan ini adalah menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York.
Prabowo Disambut Gibran dan Para Menteri
Pesawat Presiden mendarat di Bandara pada Sabtu (27/9/2025) pukul 15.45 WIB. Presiden Prabowo turun mengenakan safari cokelat dan langsung menyalami Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sejumlah menteri hadir mendampingi penyambutan, di antaranya Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menpora Erick Thohir. Hadir juga Kepala BIN Muhammad Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, serta Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo.
Hasil Lawatan ke Jepang
Kunjungan pertama dilakukan ke Jepang untuk menghadiri Expo Osaka 2025. Dari laporan Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy, Indonesia berhasil menarik komitmen investasi senilai USD23,8 miliar atau sekitar Rp380 triliun.
Investasi tersebut menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap potensi ekonomi Indonesia. Pemerintah menilai capaian ini akan memberi dampak besar terhadap pembangunan di berbagai sektor.
Pidato Bersejarah di Sidang Umum PBB
Di Amerika Serikat, Presiden Prabowo mendapat kehormatan menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB. Beliau mendapat giliran ketiga setelah Brasil dan Amerika Serikat.
Menurut Sekretaris Kabinet Teddy, pidato Presiden mendapat apresiasi luas dari para pemimpin dunia. Presiden AS, PM Kanada, Raja Belanda, hingga Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan pujian langsung atas isi pidato tersebut.
Selain itu, Prabowo juga bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino. Dalam pertemuan itu, Infantino menegaskan dukungan FIFA terhadap pengembangan akademi sepak bola muda di Indonesia.
Kesepakatan Dagang dengan Kanada
Lawatan berikutnya ke Kanada menghasilkan capaian penting di bidang perdagangan. Indonesia dan Kanada resmi menandatangani Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA).
Kesepakatan tersebut membuat 90,5 persen tarif barang Indonesia dihapus oleh Kanada. Dampaknya, produk ekspor Indonesia akan lebih kompetitif dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha.
Kesepakatan Bersejarah dengan Belanda
Di Belanda, Presiden Prabowo bertemu langsung Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bersejarah, yaitu pengembalian 30 ribu fosil, artefak, dan dokumen milik Indonesia.
Menurut Teddy, pemerintah dan Belanda sudah lama membahas proses pengembalian ini, dan Raja Belanda akhirnya menyepakatinya. Mereka akan segera mengembalikan benda bersejarah tersebut dalam waktu dekat.
Kesimpulan: Prabowo Pulang ke RI
Kunjungan Presiden Prabowo ke empat negara selama sepekan membawa banyak hasil penting. Dari Jepang, Indonesia mendapatkan komitmen investasi besar. Di Amerika Serikat, pidato Presiden mengundang apresiasi dunia. Kanada memberikan peluang dagang baru lewat penghapusan tarif. Sementara itu, Belanda sepakat mengembalikan puluhan ribu benda bersejarah.
Kini, setelah kembali ke Tanah Air, masyarakat menaruh perhatian pada langkah pemerintah menindaklanjuti berbagai kesepakatan. Lawatan ini menunjukkan diplomasi Indonesia semakin diakui dunia internasional.Kini, setelah kembali ke Tanah Air, masyarakat menaruh perhatian pada langkah pemerintah menindaklanjuti berbagai kesepakatan. Lawatan ini menunjukkan diplomasi Indonesia semakin diakui dunia internasional.






