Greenhill Ciwidey – Sebanyak 32 orang tewas setelah pesawat Angkatan Udara Nigeria mengalami kecelakaan pada Senin, 4 Oktober 2026.
Pihak berwenang Nigeria menyampaikan informasi tersebut pada Selasa, 6 Oktober 2026. Dan Pesawat itu membawa 25 penumpang dan tujuh awak.
“Baca Juga: Dugaan Pes di Siberia, 189 Orang Jalani Pengawasan“
Pesawat Jatuh di Wilayah Ondo
Pesawat jenis ATR-42 itu terbang dari Benin City menuju Lagos. Namun, petugas lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat pada pukul 09.13 waktu setempat.
Pesawat kemudian jatuh di dekat pangkalan angkatan laut di kawasan Igbokoda, Negara Bagian Ondo.
Angkatan Udara Nigeria langsung mengerahkan tim pencarian setelah petugas menemukan lokasi puing pesawat.
Selain itu, berbagai otoritas dan badan darurat ikut membantu proses pencarian dan penanganan kecelakaan tersebut.
Presiden Nigeria Perintahkan Investigasi
Presiden Nigeria Bola Tinubu menyampaikan duka atas kecelakaan tersebut. Ia menilai para personel Angkatan Udara telah memberikan pengorbanan besar.
“Ini merupakan momen menyedihkan bagi Angkatan Bersenjata dan seluruh bangsa,” kata Tinubu melalui pernyataan resmi.
Menurut Tinubu, personel Angkatan Udara mempertaruhkan nyawa untuk menjaga keamanan Nigeria. Karena itu, ia meminta masyarakat menghormati pengorbanan para korban.
Selanjutnya, Tinubu memerintahkan Angkatan Udara melakukan penyelidikan menyeluruh. Investigasi tersebut akan mencari penyebab kecelakaan pesawat.
Presiden juga menetapkan tiga hari berkabung nasional. Selain itu, pemerintah mengibarkan bendera setengah tiang di seluruh wilayah Nigeria.
Nigeria Pernah Mengalami Kecelakaan Militer
Nigeria menghadapi beberapa kecelakaan pesawat militer dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa insiden bahkan menewaskan seluruh orang di dalam pesawat.
Pada Mei 2021, sebuah pesawat militer jatuh di dekat Bandara Kaduna. Kecelakaan tersebut menewaskan 11 orang, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat Nigeria.
Saat itu, Letnan Jenderal Ibrahim Attahiru juga menjadi salah satu korban dalam kecelakaan tersebut.
Kemudian, tiga bulan sebelumnya, tujuh personel Angkatan Udara meninggal dalam kecelakaan pesawat.
Pesawat Beechcraft King Air B350i tersebut jatuh di dekat Abuja. Sebelumnya, awak pesawat melaporkan adanya masalah pada mesin.
Kecelakaan Terjadi Setelah Insiden di Zimbabwe
Kecelakaan pesawat Nigeria terjadi beberapa hari setelah insiden helikopter di Zimbabwe.
Dan Kecelakaan tersebut menewaskan pengusaha Wicknell Chivayo dan beberapa orang lainnya. Chivayo juga dikenal sebagai sekutu dekat Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa.
Sementara itu, otoritas Nigeria masih menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat ATR-42 tersebut.
Hasil penyelidikan nantinya dapat memberikan gambaran mengenai penyebab kecelakaan. Pemerintah juga berharap proses tersebut dapat mencegah insiden serupa pada masa mendatang.
“Baca Juga: 3 Penyebab Kulit Kepala Gatal dan Cara Mengatasinya“






