Beranda / Berita / Gibran Digugat Soal Ijazah, Tunjuk Tiga Pengacara di PN Jakpus

Gibran Digugat Soal Ijazah, Tunjuk Tiga Pengacara di PN Jakpus

Gibran Digugat Soal Ijazah, Tunjuk Tiga Pengacara di PN Jakpus

Greenhill Ciwidey – Gibran Digugat Soal Ijazah:Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menghadapi gugatan perdata terkait ijazah pencalonannya sebagai wapres. Ia menunjuk tiga pengacara yang mendampingi dirinya di pengadilan.

Salah satu pengacara, Dadang Herli Saputra, menyampaikan hal ini di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025). “Kita bertiga,” ujar Dadang di hadapan wartawan.

Selain Dadang, dua pengacara lain yang bergabung dalam tim hukum adalah Basuki dan Anton Aulawi. Ketiganya berasal dari Ad Infinitiun Kindness (AK) LawFirm.

“Baca Juga: Sushila Karki Jadi PM Nepal Pilihan Gen Z di Discord“

Kuasa Hukum Resmi Terbit Sejak 9 September

Dadang menjelaskan, tim hukum menerima kuasa dari Gibran pada 9 September 2025. Kuasa tersebut terbit sehari setelah sidang perdana digelar. Menurut Dadang, Gibran hanya memberikan mandat untuk mewakili dalam proses hukum.

“Beliau menyampaikan agar kami mewakili. Hal-hal lain akan kami sampaikan pada sidang berikutnya,” kata Dadang.

Terkait kehadiran langsung Gibran dalam persidangan, Dadang belum bisa memastikan. Ia menegaskan hal itu masih menjadi pembahasan di internal tim hukum.

Gugatan Diajukan Warga Bernama Subhan

Seorang warga negara Indonesia bernama Subhan mengajukan gugatan ini. Ia mempertanyakan legalitas ijazah Gibran saat mendaftarkan diri sebagai calon wakil presiden. Menurut Subhan, Gibran menggunakan ijazah luar negeri yang tidak memenuhi persyaratan formal sebagai cawapres.

Ia merujuk pada aturan dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 169 huruf (1). Selain itu, ia juga mengutip PKPU Nomor 19 Tahun 2023 Pasal 13 huruf (r).

Dalam aturan itu tertulis bahwa syarat peserta pilpres adalah berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas atau sederajat. Menurut Subhan, Gibran tidak menunjukkan ijazah SMA yang menjadi syarat utama.

Tuntutan Subhan dalam Gugatan

Subhan mengajukan beberapa poin tuntutan dalam gugatannya. Pertama, ia meminta pengadilan mengabulkan seluruh gugatannya. Kedua, ia meminta pengadilan menyatakan tergugat I dan tergugat II melakukan perbuatan melawan hukum.

Ia juga menuntut pengadilan untuk menyatakan Gibran tidak sah menjabat sebagai Wakil Presiden RI periode 2024–2029. Selain itu, ia meminta para tergugat membayar kerugian materiil dan immateriil sebesar Rp125 triliun. Menurutnya, para tergugat harus menyetorkan uang tersebut ke kas negara.

Tidak berhenti di sana, Subhan juga meminta pengadilan segera melaksanakan putusan meski masih ada banding atau kasasi. Ia menuntut pengadilan menghukum para tergugat dengan uang paksa Rp100 juta setiap hari jika mereka terlambat melaksanakan putusan.

Terakhir, ia meminta pengadilan menghukum para tergugat menanggung seluruh biaya perkara yang timbul.

Respons Tim Hukum Gibran

Tim hukum Gibran menegaskan bahwa mereka akan menghadapi gugatan ini sesuai aturan hukum yang berlaku. Dadang menekankan, pihaknya akan menjawab semua dalil dalam persidangan.

Ia juga memastikan timnya siap membela kepentingan hukum Gibran dengan argumentasi yang kuat. Meski begitu, ia belum memberikan komentar detail mengenai substansi gugatan.

Gibran Digugat Soal Ijazah: Implikasi Politik dari Gugatan

Gugatan ini menambah sorotan publik terhadap Gibran sebagai wapres muda di pemerintahan. Banyak pihak menilai kasus ini bisa berdampak pada stabilitas politik. Namun sebagian kalangan menilai gugatan tersebut hanya upaya menguji legitimasi hukum pencalonannya.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akan melanjutkan persidangan dengan agenda mendengarkan jawaban tergugat. Sidang berikutnya menjadi penentu arah proses hukum yang sedang berjalan.

“Baca Juga: Pria Depok Tewas Gantung Diri Setelah Istri Ajukan Cerai“

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot777 PGSoft vs Pragmatic Play Siapa Raja Slot Online Tahun Ini 7 Game PGSoft Paling Populer dari Mahjong Ways hingga Wild Bandito Gate of Olympus vs Mahjong Ways Duel Slot Legendaris yang Wajib Kamu Tahu Rahasia Grafis Mewah PGSoft yang Bikin Pemain Betah Berlama lama 10 Game Pragmatic Play dengan Fitur Bonus Paling Menggila RTP Volatilitas Dan Gaya main Panduan Lengkap PGSoft Pragmatic Sweet Bonanza sampai Starlight Princess Evolusi Game Pragmatic yang Tak Pernah Sepi PGSoft untuk Pemula Cara Memilih Game Sesuai Gaya Main 5 Slot Pragmatic yang Cocok untuk Main Santai Tanpa Ribet Masa Depan Slot Online Inovasi PGSoft dan Pragmatic Play di 2026 Bukan Cuma Jackpot 7 Alasan Slot PGSoft Pragmatic Play Bikin Nagih Dari Scatter ke Free Spin Bedah Mekanisme Bonus PGSoft vs Pragmatic Play 5 Mitos Slot Online yang Sering Bikin Pemain Salah Paham PANDUAN Main Di HP pgsoft Atau Pragmatic Yang Lebih Nyaman Jam RTP atau Keberuntungan Menakar Pola Main di Dua Provider Raksasa 7 Slot Bertema Petualangan Terbaik dari PGSoft dan Pragmatic Play Ketika Grafis Ketemu Matematika Rahasia Slot yang Enak Dimainkan Duel Provider 2026 Inovasi Fitur yang Bakal Jadi Tren Slot Berikutnya Dari Klasik sampai Megaways Evolusi Gaya Slot Pragmatic Play Checklist Sebelum Main 8 Hal Wajib Dilihat di Slot PGSoft Pragmatic TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT Integrasi Vision Transformers OpenAI Akselerasi Simulasi Probabilitas Multi Reel Terobosan Arsitektur Sora Generatif Game Gulungan Daring Starlight Princess Implementasi DeepSeek V3 Mekanisme Paylines Dinamis Gates of Olympus Sinergi Komputasi Kuantum Google Quantum AI Sinyal Pembayaran Sugar Rush 1000 Model Bahasa Penalaran Claude 3 5 Sonnet Struktur Kerapatan Scatter Mahjong Ways Pemrosesan Neural Network NVIDIA Blackwell Dinamika Cascading Lucky Neko Pemanfaatan Model Difusi Runway Gen 3 Sticky Wild Wild West Gold Riset Terapan xAI Grok 2 Lonjakan Frekuensi Multiplier Mahjong Ways 2 Algoritma Deep Reinforcement Learning DeepMind Stabilitas Tumble Sweet Bonanza Penerapan Sistem Inferensi Meta LLaMA 3 3 Paylines Wild Bounty Showdown Transformasi Model Matematika Anthropic Ritme Transisi Starlight Princess 1000 Adopsi Jaringan Sparse Autoencoder MIT Distribusi Gates of Olympus 1000 Terobosan Komputasi Kognitif Microsoft Copilot Anomali Mahjong Wins 3 Analisis Prediktif AI Kausal OpenAI Fluktuasi Simbol Fruit Party Pemanfaatan Framework Qwen 2 5 Alibaba Cloud Titik Jenuh Buffalo King Megaways Eksplorasi Model Prediksi Dinamis Mistral Large Pola Scatter Madame Destiny Megaways Penerapan Vision Language AI Generasi Baru Variasi Simbol Emas Caishen Wins Rekonstruksi Stokastik Arsitektur AI Gemini 1 5 Pro The Dog House Megaways Pemanfaatan Algoritma Self Supervised Learning Stanford Treasures of Aztec Integrasi Edge AI Apple Intelligence Pola Pecahan Rise of Olympus