Greenhill Ciwidey – Jenazah Eyang Meri Hoegeng: Istri mantan Kapolri Jenderal Purnawirawan Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng, meninggal dunia pada Selasa, 3 Februari 2026.
Eyang Meri menghembuskan napas terakhir pada usia 100 tahun.
Keluarga langsung membawa jenazah ke rumah duka di Perumahan Pesona Khayangan, Kota Depok, Jawa Barat.
“Baca Juga: Indonesia–Slovakia Sepakati Bebas Visa Diplomatik dan Dinas“
Jenazah Tiba di Rumah Duka Sore Hari
Jenazah Eyang Meri tiba di rumah duka sekitar pukul 16.13 WIB.
Mobil jenazah berangkat langsung dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Rombongan keluarga mengikuti perjalanan mobil jenazah hingga lokasi persemayaman.
Sesampainya di rumah duka, keluarga segera menurunkan jenazah dari kendaraan.
Keluarga lalu membawa jenazah masuk ke dalam rumah untuk disemayamkan.
Pejabat Kepolisian Turut Mengantar Jenazah
Sejumlah pejabat kepolisian hadir langsung dalam prosesi kedatangan jenazah.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal ikut mengangkat keranda jenazah.
Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras juga ikut mendampingi prosesi tersebut.
Selain itu, beberapa pejabat Polri lainnya turut hadir di lokasi.
Lantunan tahlil mengiringi langkah rombongan saat jenazah memasuki rumah duka.
Suasana haru menyelimuti prosesi penyemayaman Eyang Meri.
Suasana Haru Iringi Prosesi Pemakaman
Beberapa anggota keluarga tidak mampu menahan tangis selama prosesi berlangsung.
Isak tangis terdengar saat rombongan membawa jenazah menuju ruang persemayaman.
Keluarga tampak saling menguatkan di tengah suasana duka mendalam.
Momen tersebut memperlihatkan kedekatan Eyang Meri dengan keluarga besarnya.
Prosesi berjalan khidmat dan tertib hingga jenazah disemayamkan dengan layak.
Karangan Bunga Belasungkawa Mengalir
Ucapan belasungkawa datang dari berbagai pejabat kepolisian.
Karangan bunga memenuhi area depan rumah duka di Perumahan Pesona Khayangan.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengirimkan karangan bunga secara langsung.
Karangan bunga Kapolri terpasang tepat di depan kediaman Eyang Meri.
Tulisan pada karangan bunga menyampaikan duka cita atas wafatnya Ibu Meriyati Hoegeng Iman Santoso.
Selain itu, Komandan Korps Brimob Komjen Ramdani Hidayat juga mengirimkan karangan bunga.
Wakil Komandan Korps Brimob Irjen Reza Arief Dewanto turut menyampaikan belasungkawa serupa.
Deretan karangan bunga mencerminkan penghormatan besar kepada keluarga Hoegeng.
Jenazah Eyang Meri Hoegeng: Sosok Dikenang Keluarga dan Polri
Eyang Meri dikenal sebagai pendamping setia Jenderal Hoegeng sepanjang hidupnya.
Keluarga dan institusi kepolisian mengenang Eyang Meri dengan penuh hormat.
Prosesi penyemayaman berlangsung tertib hingga malam hari.
“Baca Juga: Screen Time Berlebih Picu Gangguan Mata Tanpa Disadari“






