Greenhill Ciwidey – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) membantu 15 Warga Negara Indonesia (WNI) kembali ke Tanah Air dari Jeddah, Arab Saudi.
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menangani proses kepulangan tersebut melalui Rumah Singgah Jeddah.
Rombongan itu terdiri atas tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) dewasa dan 12 anak-anak. Anak-anak tersebut berusia antara 2 hingga 13 tahun.
Sebelumnya, seluruh WNI tersebut menghadapi masalah keimigrasian di wilayah kerja KJRI Jeddah. Karena itu, mereka membutuhkan pendampingan untuk menyelesaikan berbagai keperluan administrasi.
“Baca Juga: Data Menkomdigi Diduga Bocor, Dijual Rp2.000“
KJRI Jeddah Mendampingi 15 WNI
Selama berada di Rumah Singgah, KJRI Jeddah memberikan pendampingan kepada seluruh WNI.
Selain itu, petugas KJRI membantu mereka menyelesaikan berbagai dokumen perjalanan. Petugas juga mengurus izin keluar atau exit permit melalui koordinasi dengan pihak terkait.
KJRI Jeddah berkoordinasi dengan Rumah Detensi Imigrasi atau Tarhil milik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
Koordinasi tersebut membantu proses administrasi berjalan lebih teratur. Dengan demikian, para WNI dapat melanjutkan perjalanan menuju Indonesia.
Empat Instansi Membantu Proses Kepulangan
Kemlu menjelaskan bahwa proses kepulangan melibatkan koordinasi lintas instansi.
KJRI Jeddah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan RI dalam proses tersebut. Selain itu, KJRI juga berkoordinasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga ikut mendukung proses kepulangan para WNI.
Setiap instansi menangani kebutuhan sesuai tugas masing-masing. Karena itu, koordinasi tersebut membantu penyelesaian kebutuhan administratif dan teknis.
Kemlu menyebut koordinasi antarlembaga membuat proses kepulangan berjalan aman dan tertib.
Kemlu Perkuat Perlindungan bagi WNI
KJRI Jeddah terus memberikan layanan kepada WNI yang menghadapi masalah di wilayah kerjanya.
Selain itu, KJRI menjalankan layanan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Arab Saudi.
KJRI juga mengingatkan WNI agar selalu memeriksa keabsahan dokumen perjalanan sebelum bepergian.
Langkah tersebut dapat membantu WNI menghindari masalah administrasi selama berada di luar negeri.
WNI Diminta Segera Menghubungi Perwakilan RI
KJRI Jeddah mengimbau WNI segera menghubungi Perwakilan RI ketika menghadapi masalah.
Perwakilan RI dapat memberikan informasi dan pendampingan sesuai kebutuhan WNI.
Karena itu, WNI perlu menyimpan informasi kontak Perwakilan RI selama berada di Arab Saudi.
Kemlu juga terus mendorong pelayanan dan perlindungan bagi WNI yang membutuhkan bantuan.
Dengan koordinasi antarlembaga, pemerintah dapat membantu proses kepulangan WNI secara lebih terarah.
“Baca Juga: Bank Sumsel Babel Salurkan CSR Rp350 Juta untuk Operasi Mata“





