Greenhill Ciwidey – Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, memastikan penebalan pengamanan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kebijakan ini menyasar lokasi wisata yang diprediksi padat pengunjung di Jakarta.
Pengamanan berlangsung hingga 2 Januari 2026.
Polisi memprioritaskan kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama masa liburan.
“Baca Juga: Thailand dan Kamboja Sepakati Gencatan Senjata Perbatasan“
Fokus di Ragunan, Ancol, dan TMII
Polda Metro Jaya memusatkan pengamanan di Taman Margasatwa Ragunan, Ancol, dan Taman Mini Indonesia Indah.
Ketiga lokasi ini rutin dipadati pengunjung saat libur panjang.
Asep menilai lonjakan pengunjung berpotensi memicu kepadatan.
Karena itu, polisi menambah personel di titik-titik strategis.
Sinergi Polri, TNI, dan Instansi Terkait
Polri bekerja bersama TNI dan instansi terkait dalam pengamanan.
Kolaborasi ini mencakup area wisata dan pusat keramaian.
Selain itu, aparat juga mengamankan jalur mudik dan arus balik.
Pengamanan bersifat fleksibel dan menyesuaikan dinamika lapangan.
Asep menegaskan penempatan personel mengikuti kebutuhan aktual.
Pendekatan ini membantu menjaga kelancaran mobilitas warga.
Pengamanan Bergeser Saat Arus Balik
Saat arus balik meningkat, Polda Metro Jaya mengalihkan fokus pengamanan.
Personel akan mengawal jalur mudik untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan.
Langkah ini bertujuan menjaga kelancaran perjalanan warga.
Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas bila diperlukan.
Kapolda Tinjau Langsung Lokasi Wisata
Asep berencana mengunjungi sejumlah tempat wisata di Jakarta.
Kunjungan ini bertujuan memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.
Ia juga ingin berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Pendekatan ini memperkuat kehadiran polisi di tengah warga.
Asep sudah meninjau Ragunan pada Sabtu siang.
Ia berbincang dengan pengunjung dari berbagai daerah.
Polisi Dorong Kedekatan dengan Masyarakat
Asep menyebut pengunjung datang dari Jawa Barat, Lampung, dan daerah lain.
Sebagian pengunjung bahkan baru pertama kali datang ke Jakarta.
Ia mendorong masyarakat segera meminta bantuan polisi saat mengalami kendala.
Menurutnya, kedekatan memudahkan komunikasi dan penanganan masalah.
Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Bencana
Selain pengamanan, Polda Metro Jaya mengantisipasi potensi bencana.
Cuaca ekstrem berpotensi memicu pohon tumbang di kawasan wisata.
Pengelola wisata sudah melakukan pemangkasan pohon.
Langkah ini mengurangi risiko bagi pengunjung.
Polda Metro Jaya juga menyiapkan Satgas Bencana Alam.
Sebanyak 191 personel siaga di lokasi rawan banjir dan bencana.
Penutup: Polda Metro Keamanan Wisata Nataru
Polda Metro Jaya mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan publik.
Penebalan pengamanan Nataru diharapkan menjaga liburan tetap aman dan tertib.
“Baca Juga: Pelaku Teror Bom Sekolah Depok Pernah Intimidasi Kampus“






