Greenhill Ciwidey – Prabowo Tutup 2025: Presiden Prabowo Subianto kembali mengunjungi Sumatera untuk memantau penanganan bencana secara langsung.
Prabowo menutup akhir tahun 2025 dengan meninjau wilayah terdampak banjir dan longsor.
Langkah ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pemulihan daerah bencana.
“Baca Juga: Thailand Bebaskan 18 Tentara Kamboja Demi Gencatan Senjata“
Penjelasan Istana soal Kunjungan Presiden
Istana melalui Prasetyo Hadi menyampaikan alasan kunjungan tersebut.
Prasetyo menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara.
Ia menyebut Presiden ingin memastikan penanganan bencana berjalan maksimal dan terkoordinasi.
“Hari ini Bapak Presiden terjun ke Kabupaten Tapanuli Selatan, tepatnya Batang Toru,” ujar Prasetyo, Rabu, 31 Desember 2025.
Ia menambahkan, salah satu desa di wilayah tersebut mengalami dampak sangat berat.
Fokus Perbaikan Jembatan Sungai Garoga
Selain itu, Prabowo menaruh perhatian pada perbaikan Jembatan Sungai Garoga.
Jembatan ini menghubungkan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan.
Kerusakan jembatan menghambat mobilitas warga dan distribusi bantuan.
Prasetyo menjelaskan, Presiden ingin jembatan segera berfungsi kembali.
Tujuan tersebut untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
Dengan demikian, pemerintah dapat segera masuk tahap rekonstruksi.
Presiden Lihat Kerusakan Rumah Warga
Selama perjalanan, Prabowo menyusuri jalan dan aliran sungai di Batang Toru.
Ia melihat langsung banyak rumah warga mengalami kerusakan berat.
Presiden meminta agar masalah tersebut segera ditangani secara cepat dan tepat.
Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya bantuan tepat sasaran.
Ia ingin masyarakat segera kembali beraktivitas dengan aman.
Pemerintah pusat berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam proses ini.
Komitmen Pemerintah Hadir di Lokasi Bencana
Prasetyo menegaskan kunjungan ini mencerminkan komitmen Presiden.
Pemerintah ingin selalu hadir di tengah masyarakat terdampak bencana.
Penanganan bencana mencakup tiga provinsi dan memerlukan pengawasan langsung.
Menurut Prasetyo, kehadiran Presiden memberi dorongan bagi seluruh pihak.
Aparat pusat dan daerah diharapkan bekerja lebih cepat dan terarah.
Koordinasi lapangan menjadi kunci keberhasilan pemulihan.
Kedatangan Presiden di Sumatera Utara
Prabowo tiba di Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Ia mendarat pada Rabu, 31 Desember 2025, pukul 11.20 WIB.
Kunjungan ini menjadi lanjutan pemantauan bencana sebelumnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengenakan kemeja safari krem dan topi biru.
Ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi terdampak.
Kunjungan ini juga mencakup peninjauan wilayah Aceh.
Prabowo Tutup 2025: Harapan Percepatan Pemulihan
Melalui kunjungan langsung, pemerintah berharap pemulihan berjalan lebih cepat.
Presiden ingin memastikan setiap bantuan sampai kepada masyarakat.
Langkah ini diharapkan mengembalikan kehidupan warga secara bertahap dan berkelanjutan.
“Baca Juga: Polda Metro Jaya Ungkap 250 Kasus Premanisme Sepanjang 2025“






