Greenhill Ciwidey – Rekaman video yang dibagikan Itamar Ben-Gvir memicu kecaman dari banyak negara. Menteri Keamanan Nasional Israel itu mengunggah video yang memperlihatkan perlakuan terhadap aktivis bantuan kemanusiaan menuju Gaza.
Video tersebut menunjukkan para aktivis berada dalam kondisi tangan terikat. Selain itu, penjaga bersenjata Israel juga memaksa mereka menempelkan dahi ke tanah.
Insiden itu langsung menarik perhatian dunia internasional. Banyak pemerintah menilai tindakan tersebut melanggar martabat manusia.
“Baca Juga: Kemlu RI Antisipasi Ancaman Israel terhadap WNI“
Sejumlah Negara Langsung Ambil Sikap
Dilansir dari Al Jazeera, beberapa negara segera menyampaikan protes resmi kepada Israel.
Pemerintah Australia menjadi salah satu negara pertama yang bereaksi. Menteri Luar Negeri Penny Wong mengecam perlakuan terhadap para aktivis.
Selain itu, Australia juga memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan keberatan resmi.
Italia juga mengambil langkah tegas. Perdana Menteri Giorgia Meloni bersama Menteri Luar Negeri Antonio Tajani mengkritik keras video tersebut.
Pemerintah Italia menyebut tindakan itu tidak dapat diterima. Italia juga menilai keselamatan warga negaranya berada dalam ancaman.
Karena itu, Italia memanggil duta besar Israel untuk meminta penjelasan lebih lanjut.
Prancis dan Belanda Sampaikan Protes
Pemerintah Prancis juga ikut bereaksi terhadap video tersebut. Menteri Luar Negeri Jean-Noël Barrot meminta duta besar Israel memberikan penjelasan resmi.
Sementara itu, Belanda mengambil langkah serupa. Perdana Menteri Rob Jetten mengonfirmasi pemanggilan duta besar Israel.
Selain itu, Menteri Luar Negeri Tom Berendsen menyebut perlakuan terhadap aktivis sangat mengejutkan.
Belanda juga menilai tindakan itu tidak dapat diterima dalam situasi kemanusiaan.
Selandia Baru hingga Kanada Ikut Mengecam
Selandia Baru turut menyampaikan protes diplomatik kepada Israel. Menteri Luar Negeri Winston Peters mengatakan pemerintahnya memiliki keprihatinan serius.
Karena itu, Selandia Baru akan memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.
Selain Selandia Baru, Kanada dan Belgia juga mengambil langkah yang sama. Kedua negara menyatakan akan memanggil utusan Israel terkait insiden tersebut.
Banyak Negara Soroti Perlakuan terhadap Aktivis
Kecaman internasional terus meluas setelah video tersebut beredar. Beberapa negara Eropa dan Timur Tengah ikut menyampaikan kritik terbuka.
Negara-negara seperti Spanyol, Polandia, Jerman, Yunani, dan Siprus menyuarakan kecaman terhadap tindakan Israel.
Selain itu, Inggris Raya, Irlandia, Korea Selatan, Amerika Serikat, Qatar, dan Turki juga memberikan perhatian serius terhadap insiden tersebut.
Banyak pemerintah meminta Israel menghormati hak dan keselamatan aktivis bantuan kemanusiaan.
Insiden Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia
Insiden ini kembali meningkatkan perhatian dunia terhadap situasi kemanusiaan di Gaza. Banyak pihak meminta perlindungan lebih besar terhadap relawan dan aktivis bantuan.
Sementara itu, tekanan diplomatik terhadap Israel terus meningkat setelah video tersebut menyebar luas di media sosial dan media internasional.
“Baca Juga: Dokter Ungkap Tanda Sperma Tidak Sehat pada Pria“






