Beranda / Berita / 5 Mahasiswa Unpam Gugat Pasal Santet, Hakim Bertanya

5 Mahasiswa Unpam Gugat Pasal Santet, Hakim Bertanya

5 Mahasiswa Unpam Gugat Pasal Santet, Hakim Bertanya

Greenhill Ciwidey – Lima mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) mengajukan uji materi UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Mereka mempersoalkan aturan tentang orang yang mengaku memiliki kekuatan gaib. Para pemohon juga menggugat aturan tentang jasa yang dapat menyebabkan penderitaan, sakit, atau kematian.

Kelima mahasiswa tersebut terdiri dari Andika Firmanta Sitepu, Reka Violyta Priti Sari, Bambang Sujatmiko, Ayu Novalia Sundari, dan Audia Rahman.

“Baca Juga: Bangkit dari Krisis Bunuh Diri dan Menemukan Harapan“

Pemohon Gugat Frasa “Memberikan Harapan”

Para mahasiswa tersebut mempersoalkan frasa “memberikan harapan” dalam Pasal 252 ayat (1) KUHP.

Pasal tersebut mengatur tindakan seseorang yang mengaku memiliki kekuatan gaib. Aturan itu juga mencakup tindakan menawarkan atau memberikan bantuan kepada orang lain.

Bantuan tersebut masuk dalam aturan apabila tindakannya menimbulkan penderitaan, sakit, atau kematian.

Aturan tersebut dapat memberikan hukuman penjara maksimal lima tahun. Selain itu, pelanggar juga dapat menerima denda maksimal kategori V.

Menurut para pemohon, frasa “memberikan harapan” dapat menimbulkan penafsiran yang berbeda.

Mereka khawatir aparat penegak hukum dapat menggunakan frasa tersebut secara sewenang-wenang. Kondisi itu juga dapat membuat batas tindak pidana berbeda pada setiap perkara.

“Hal tersebut berpotensi menjadikan batas kriminalisasi ditentukan secara berbeda berdasarkan masing-masing aparat atau lembaga penegak hukum,” kata para pemohon.

Hakim MK Pertanyakan Legal Standing

Dalam persidangan, Hakim Konstitusi Saldi Isra mempertanyakan kedudukan hukum para pemohon.

Saldi kemudian menjelaskan tujuan utama Pasal 252 ayat (1) KUHP tersebut. Menurutnya, aturan itu juga bertujuan mencegah masyarakat melakukan tindakan main hakim sendiri.

Karena itu, Saldi menanyakan apakah kelima mahasiswa tersebut memiliki kekuatan gaib.

“Nah, makanya tadi saya tanya, Anda berlima ini punya kekuatan gaib enggak?” tanya Saldi.

Para pemohon kemudian menjawab bahwa mereka tidak memiliki kekuatan gaib.

“Tidak, Yang Mulia,” jawab para pemohon.

Saldi lalu menjelaskan hubungan aturan tersebut dengan posisi para pemohon.

Menurut Saldi, pasal tersebut tidak berkaitan langsung dengan para mahasiswa. Kondisinya akan berbeda jika mereka memiliki atau mengaku mempunyai kekuatan gaib.

“Kalau itu, pasal ini tidak menyangkut Anda. Kecuali Anda punya itu, lalu Anda nanti takut dikriminalisasi,” ujar Saldi.

Hakim Minta Pemohon Perkuat Kedudukan Hukum

Hakim Konstitusi Liliek Prisbawono Hadi juga menyoroti kedudukan hukum para pemohon.

Menurut Liliek, pemohon harus menunjukkan hubungan antara aturan yang mereka gugat dengan kerugian konstitusional.

Ia bahkan melontarkan candaan saat menjelaskan pentingnya kedudukan hukum tersebut.

“Coba tadi ngaku, ‘Udah saya dukun, Pak’, selesai, Pak Ketua tidak bisa mengelak lagi,” ujar Liliek.

Ia kemudian meminta para pemohon memperkuat dasar pengajuan gugatan mereka.

Selain itu, para hakim memberikan sejumlah masukan terkait isi permohonan. Mereka juga menyoroti hubungan sebab-akibat antara aturan tersebut dan kerugian para pemohon.

Para hakim turut memberikan masukan mengenai rumusan tuntutan dalam permohonan.

MK Beri Kesempatan Perbaiki Permohonan

Setelah mendengarkan penjelasan para pemohon, MK memberikan beberapa pilihan.

Para pemohon dapat memperbaiki permohonan berdasarkan masukan para hakim. Mereka juga dapat menarik permohonan tersebut.

Selain itu, para pemohon tetap dapat melanjutkan perkara tanpa melakukan perbaikan.

Dengan demikian, kelanjutan perkara bergantung pada keputusan kelima mahasiswa tersebut. MK selanjutnya akan memproses perkara sesuai tahapan persidangan yang berlaku.

“Baca Juga: Bangkit dari Krisis Bunuh Diri dan Menemukan Harapan“

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah