Greenhill Ciwidey – Tim medis Arab Saudi berhasil memisahkan bayi kembar siam asal Maroko, Saja dan Doha. Operasi tersebut berlangsung selama enam jam.
Tim melakukan operasi di Rumah Sakit Spesialis Anak Raja Abdullah, Riyadh, pada Kamis (8/10/2026).
“Baca Juga: Kenya Konfirmasi Kematian Pertama Akibat Ebola“
Tim Medis Menjalankan Operasi dalam Enam Tahap
Menurut SPA, operasi tersebut melibatkan 23 konsultan, spesialis, perawat, dan teknisi medis. Mereka berasal dari berbagai bidang keahlian.
Tim tersebut mencakup ahli anestesi, bedah anak, bedah plastik, dan sejumlah bidang pendukung lainnya.
Selanjutnya, seluruh anggota tim bekerja secara terkoordinasi selama proses pemisahan. Mereka menjaga ketelitian dan keamanan pada setiap tahap operasi.
Kepala Tim Medis dan Bedah, Abdullah Al Rabeeah, menjelaskan kondisi kedua bayi sebelum operasi.
Saja dan Doha memiliki bagian tubuh yang menyatu pada area bawah dada dan perut. Keduanya juga berbagi beberapa organ penting.
Kedua bayi berbagi selaput jantung, hati, dan usus. Karena itu, tim medis membutuhkan perencanaan serta tindakan yang sangat hati-hati.
Operasi Berlangsung Selama Enam Jam
Tim medis menjalankan operasi melalui enam tahap. Setiap tahap membutuhkan koordinasi antara berbagai tenaga kesehatan.
Pertama, tim mempersiapkan kedua bayi sebelum proses pemisahan. Kemudian, dokter menangani bagian tubuh yang saling terhubung.
Setelah itu, tim memisahkan organ yang digunakan bersama secara bertahap. Tim juga memastikan kondisi kedua bayi tetap stabil.
Selanjutnya, dokter melakukan penanganan pada bagian tubuh yang telah terpisah. Tim kemudian menyelesaikan tahap akhir operasi.
Setelah enam jam, tim berhasil menyelesaikan seluruh proses pemisahan Saja dan Doha.
Operasi Ini Menambah Capaian Program Kembar Siam Saudi
Menurut Al Rabeeah, Saja dan Doha menjadi bayi kembar siam asal Maroko keempat. Program tersebut menangani kasus pemisahan mereka.
Selain itu, operasi tersebut menjadi operasi ke-73 dalam Program Kembar Siam Saudi.
Selama lebih dari 35 tahun, program tersebut telah mengevaluasi 159 kasus kembar siam. Kasus-kasus tersebut berasal dari 28 negara.
Capaian itu menunjukkan pengalaman panjang Arab Saudi dalam menangani kasus kembar siam. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya kemanusiaan Saudi.
Keluarga Saja dan Doha Sampaikan Terima Kasih
Keberhasilan operasi tersebut mendapat apresiasi dari keluarga Saja dan Doha. Mereka menyampaikan terima kasih kepada pihak yang mendukung perawatan kedua bayi.
Keluarga juga mengapresiasi kerja keras tim medis dan bedah. Mereka menilai tim telah memberikan perawatan terbaik selama proses tersebut.
Al Rabeeah juga menyebut dukungan pemimpin Arab Saudi sebagai bagian penting. Dukungan tersebut membantu program menjalankan berbagai operasi pemisahan.
Program Kembar Siam Saudi mendapat dukungan langsung Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Program tersebut juga mendapat dukungan Mohammed bin Salman.
Dengan keberhasilan terbaru ini, Program Kembar Siam Saudi kembali mencatat capaian penting. Program tersebut terus menangani kasus kembar siam dari berbagai negara.
“Baca Juga: Influenza Bisa Menyerang Lagi, Ini Pentingnya Vaksin Tahunan“






