Greenhill Ciwidey – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, memimpin upacara penurunan Bendera Merah Putih pada Senin sore.
Upacara tersebut berlangsung di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila 2026.
Peserta upacara mengikuti seluruh prosesi dengan tertib. Selain itu, suasana khidmat menyelimuti area upacara sejak awal hingga akhir kegiatan.
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka kemudian menjalankan tugas penurunan bendera. Mereka melaksanakan prosesi dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
“Baca Juga: Ledakan Dahsyat di Myanmar Tewaskan 55 Orang“
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pagi Hari
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin pagi.
Upacara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional. Kehadiran para pemimpin negara menunjukkan pentingnya momentum Hari Lahir Pancasila bagi bangsa Indonesia.
Ketua Dewan Pengarah BPIP sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, turut menghadiri acara tersebut.
Selain itu, Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin juga hadir dalam upacara peringatan tersebut.
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla ikut bergabung bersama para tamu undangan lainnya.
Kehadiran para tokoh nasional tersebut menambah makna peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini.
Prabowo Tegaskan Pentingnya Nilai Pancasila
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Pancasila memiliki peran penting dalam kehidupan bangsa.
Menurut Prabowo, masyarakat tidak boleh memandang Pancasila hanya sebagai dokumen sejarah.
Ia juga mengingatkan bahwa bangsa Indonesia tidak boleh menjadikan Pancasila sekadar slogan yang diucapkan saat upacara.
Prabowo menilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai bidang.
Pancasila Menjadi Pedoman Kehidupan Berbangsa
Prabowo menjelaskan bahwa Pancasila berfungsi sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Selain itu, Pancasila memberikan arah bagi bangsa Indonesia dalam mengambil berbagai keputusan penting.
Menurut Prabowo, nilai-nilai Pancasila juga harus menjadi dasar dalam membangun sistem ekonomi nasional.
Dengan demikian, pembangunan nasional dapat berjalan sesuai dengan tujuan bangsa Indonesia.
Ia menekankan bahwa pemerintah, masyarakat, dan seluruh lembaga negara harus menjaga nilai-nilai tersebut secara bersama.
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Refleksi Bangsa
Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk kembali memahami nilai dasar negara.
Melalui berbagai kegiatan resmi, pemerintah mengajak masyarakat memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan.
Selain itu, peringatan ini mengingatkan seluruh warga negara tentang pentingnya menjaga nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan zaman.
Karena itu, Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi acara seremonial. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa Pancasila tetap relevan sebagai pedoman kehidupan bangsa Indonesia.
“Baca Juga: Gejala Mirip Penyakit Biasa, Lupus Sulit Terdeteksi“






