Beranda / Berita / DPR Soroti Vonis 14 Bulan untuk Penabrak Mahasiswa UGM

DPR Soroti Vonis 14 Bulan untuk Penabrak Mahasiswa UGM

DPR Soroti Vonis 14 Bulan untuk Penabrak Mahasiswa UGM

Greenhill Ciwidey – Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menilai vonis 1 tahun 2 bulan penjara terhadap Christiano Tarigan tidak mencerminkan keadilan publik. Ia menyebut putusan Pengadilan Negeri Sleman itu terlalu ringan dibanding dampak perbuatannya yang menewaskan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Argo Ericko Achfandi.

“Ketika kehilangan nyawa hanya dibalas dengan hukuman setahun dua bulan, maka rasa keadilan publik menjadi luka yang terbuka,” kata Abdullah, Minggu, 9 November 2025. Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal moral negara dalam melindungi warganya.

“Baca Juga: China Perketat Pengawasan Publik Jelang Sidang Pleno Partai Komunis“


Hukum Belum Hargai Nyawa Secara Setara

Abdullah menilai sistem hukum di Indonesia belum menempatkan nyawa manusia sebagai nilai tertinggi. Menurutnya, vonis ringan itu membuat publik kecewa karena tidak memberikan efek jera kepada pelaku.

“Putusan ini sah secara prosedural, tetapi gagal memenuhi keadilan substantif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sistem peradilan pidana seharusnya menegakkan nilai kemanusiaan dan melindungi korban, bukan hanya mengikuti prosedur hukum.

Vonis terhadap Christiano Tarigan lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta hukuman dua tahun penjara dan denda Rp12 juta. Publik menganggap putusan itu tidak sebanding dengan akibat perbuatannya yang menewaskan seseorang di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sleman.


Dugaan Penggantian Pelat Nomor Timbulkan Ketidakpercayaan Publik

Abdullah juga menyoroti dugaan penggantian pelat nomor kendaraan sesaat setelah kecelakaan terjadi. Ia menilai tindakan tersebut menimbulkan persepsi negatif di masyarakat karena terkesan ada upaya menutupi fakta hukum.

Menurutnya, setiap tindakan dalam proses hukum harus diperlakukan dengan serius dan transparan. “Kalau dugaan manipulasi fakta tidak diselesaikan, publik akan menganggap hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegasnya.

Abdullah menilai kasus ini mencerminkan lemahnya konsistensi aparat dalam menegakkan hukum. Ia meminta aparat untuk menindak semua pihak yang terlibat agar publik tidak kehilangan kepercayaan terhadap lembaga hukum.


Dorongan Revisi Undang-Undang Lalu Lintas

Abdullah mendorong pemerintah dan DPR memanfaatkan kasus ini untuk memperbaiki sistem pemidanaan. Ia menilai kelalaian yang menewaskan seseorang termasuk kejahatan serius dan perlu hukuman lebih berat.

Menurutnya, Undang-Undang Lalu Lintas perlu merevisi batas minimum hukuman agar menimbulkan efek jera. Ia menegaskan bahwa penghormatan terhadap nyawa manusia harus tercermin dalam setiap aturan hukum.

“Negara harus menegakkan nilai kemanusiaan melalui kebijakan pemidanaan yang lebih tegas,” ujar legislator dari Dapil Jawa Tengah VI itu.


Negara Harus Hadir dalam Pemulihan Korban

Abdullah juga menekankan pentingnya peran negara dalam memberikan kompensasi kepada korban. Menurutnya, pemulihan tidak boleh berhenti pada pelaku, tetapi juga harus menjadi tanggung jawab negara.

“Pemulihan korban tidak cukup berhenti pada pelaku, tetapi harus menjadi tanggung jawab negara untuk menjamin keadilan yang utuh,” katanya. Ia menilai kompensasi bagi keluarga korban seharusnya menjadi kewajiban negara, bukan sekadar bentuk belas kasihan.


Hukum Harus Hadirkan Keadilan Nyata

Abdullah menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa hukum harus menghadirkan rasa keadilan nyata di tengah masyarakat. Ia menilai bahwa pengadilan harus menghadirkan keadilan yang bisa dirasakan langsung oleh korban dan keluarganya.

“Keadilan tidak boleh berhenti di ruang sidang. Jika vonis ringan terus berulang, maka hukum kehilangan makna moralnya,” ujarnya.

“Baca Juga: Enam Tewas dalam Kebakaran Gudang Parfum di Turki“

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan