Greenhill Ciwidey – Fujian, Kapal Induk Baru China:Kapal induk terbaru China, Fujian, kembali mencuri perhatian dunia. Kapal ini berlayar melintasi Selat Taiwan dan memasuki Laut China Selatan. Dunia mengenal kedua jalur laut tersebut sebagai kawasan yang sangat sensitif secara politik dan militer. China melakukan pelayaran ini sebagai bagian dari uji coba sebelum Fujian resmi beroperasi.
“Baca Juga: Krisis Nepal: 31 Orang Tewas, Pemerintah Sementara Dibahas“
Pernyataan Resmi Angkatan Laut China
Angkatan Laut China mengonfirmasi pada Jumat, 12 September 2025, bahwa Fujian menjalankan misi penelitian sekaligus pelatihan ilmiah di laut. Mereka menekankan bahwa misi ini menjadi bagian penting dari rangkaian pengembangan kapal induk baru. Fujian pertama kali muncul pada 2022 saat pemerintah meresmikannya sebagai kapal induk ketiga China. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2024, Fujian mulai menjalani uji coba laut tahap awal untuk mengukur kinerja sistem utama. Angkatan Laut juga menegaskan bahwa mereka menjadikan uji coba lintas wilayah ini sebagai agenda rutin. Mereka memandang proses itu sebagai langkah penting untuk memperkuat pembangunan kapal induk sekaligus meningkatkan kesiapan tempur armada laut China di kawasan Asia-Pasifik.
Latihan Militer Amerika Serikat dan Jepang
Uji coba Fujian berlangsung ketika Marinir Amerika Serikat dan Jepang menggelar latihan bersama di Okinawa. Latihan ini menggunakan sistem rudal Typhon dan senjata antikapal modern. Latihan dijadwalkan berlangsung hingga 25 September 2025. Situasi ini menambah ketegangan di kawasan karena semua pihak meningkatkan kehadiran militer.
Respon Jepang dan Taiwan
Kementerian Pertahanan Jepang mengumumkan bahwa Fujian terlihat di Laut China Timur pada Kamis malam. Kapal tersebut berlayar menuju barat daya Taiwan dengan pengawalan dua kapal perusak rudal.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan pihaknya mengawasi pergerakan Fujian melalui sistem intelijen gabungan. Taiwan juga menegaskan telah mengambil langkah yang dianggap tepat untuk menjaga keamanan.
Dugaan Persiapan Peresmian Fujian
Seorang pejabat senior keamanan Taiwan menilai bahwa Fujian kemungkinan menuju Laut China Selatan untuk persiapan peresmian. Meski Kementerian Pertahanan China tidak memberikan komentar, seorang pakar angkatan laut bernama Li Jian menilai uji coba ini tahap akhir sebelum Fujian resmi beroperasi.
Latar Belakang Ketegangan Regional
Selama lima tahun terakhir, China meningkatkan kehadiran militernya di sekitar Taiwan. Latihan perang dan patroli rutin digelar untuk menegaskan klaim kedaulatan. Namun Taiwan menolak klaim tersebut. Pemerintah Taiwan menegaskan bahwa masa depan pulau hanya dapat ditentukan oleh rakyatnya sendiri.
China menganggap Selat Taiwan sebagai bagian wilayah teritorial. Namun Amerika Serikat, Taiwan, dan sejumlah sekutu memandangnya sebagai jalur air internasional. Perselisihan ini terus memicu ketegangan di kawasan.
Laut China Selatan Jadi Titik Panas
Fujian, Kapal Induk Paling Modern China
Simbol Ambisi Militer China
Kehadiran Fujian menegaskan ambisi China untuk meningkatkan kekuatan militernya. Dengan kapal induk baru ini, China ingin memperluas pengaruh di perairan strategis Asia. Fujian diperkirakan akan menjadi pusat kekuatan udara laut China dalam beberapa tahun mendatang.
“Baca Juga: Banjir Bali Tewaskan 14 Orang, Puan Desak Aksi Cepat Pemerintah“






