Greenhill Ciwidey – Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi di Kolombia terus bertambah. Unit Nasional untuk Manajemen Risiko Bencana mencatat 321 korban meninggal hingga Jumat (21/8/2026).
Selain itu, 257 orang masih hilang setelah gempa mengguncang wilayah Kolombia. Sebanyak 284.185 orang atau 146.188 keluarga juga terdampak bencana tersebut.
Data UNGRD mencakup 15 departemen dan 476 wilayah administratif di seluruh Kolombia. Pemerintah terus melakukan pencarian korban dan penanganan bagi masyarakat terdampak.
“Baca Juga: Pesawat Cessna Jatuh di Alaska, Delapan Orang Tewas“
Puluhan Ribu Rumah Mengalami Kerusakan
Gempa tersebut menyebabkan kerusakan besar pada berbagai bangunan. Sekitar 31.445 rumah mengalami kehancuran akibat guncangan kuat.
Selain itu, sebanyak 163.884 rumah lainnya mengalami kerusakan. Gempa juga meruntuhkan 467 bangunan di sejumlah wilayah.
Cali dan Pereira menjadi dua kota dengan dampak paling parah. Kedua kota tersebut berada di wilayah barat Kolombia.
Selain rumah dan bangunan, gempa turut merusak fasilitas publik. Kerusakan tersebut mengganggu berbagai layanan penting bagi masyarakat.
Fasilitas Kesehatan dan Sekolah Ikut Terdampak
UNGRD mencatat kerusakan pada 351 fasilitas kesehatan. Kondisi tersebut dapat menyulitkan pemerintah memberikan layanan medis kepada korban.
Gempa juga merusak 3.579 sekolah di berbagai wilayah. Selain itu, sebanyak 4.611 pusat kegiatan masyarakat mengalami kerusakan.
Infrastruktur transportasi juga mengalami dampak besar. Gempa merusak 435 ruas jalan dan 180 jembatan kendaraan serta penyeberangan.
Kerusakan infrastruktur dapat menghambat proses evakuasi dan distribusi bantuan. Karena itu, pemerintah perlu memulihkan akses transportasi secepat mungkin.
Gempa M7,4 Guncang Kolombia pada 10 Agustus
Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada 10 Agustus 2026. Peristiwa tersebut menjadi salah satu gempa terkuat yang melanda negara itu.
Pusat gempa berada dekat San Jose del Palmar, Departemen Choco. Lokasi tersebut berada di kawasan Pasifik Kolombia.
Gempa memiliki kedalaman sekitar 110 kilometer. Meskipun pusat gempa berada cukup dalam, guncangan tetap menimbulkan kerusakan luas.
Dampaknya menyebar hingga kawasan Coffee Axis di bagian barat. Beberapa pusat kota besar juga merasakan dampak gempa tersebut.
Pemerintah Lanjutkan Penanganan Bencana
Pemerintah Kolombia kini melanjutkan pencarian terhadap ratusan orang yang masih hilang. Tim penyelamat juga terus membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.
Selain itu, pemerintah perlu memulihkan fasilitas kesehatan dan infrastruktur penting. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascagempa.
Jumlah korban dan kerusakan masih dapat berubah seiring proses pendataan. Tim penanggulangan bencana terus memperbarui informasi dari berbagai wilayah terdampak.
Dengan dampak yang sangat luas, gempa M7,4 menjadi ujian besar bagi Kolombia. Pemerintah kini berfokus menyelamatkan korban dan memulihkan kehidupan masyarakat terdampak.
“Baca Juga: Tidak Semua TB Menular, Kenali Jenis dan Cara Penularannya“






