Greenhill Ciwidey – Wapres Gibran Rakabuming tiba di Bandara Internasional O.R. Tambo pada Jumat sore.
Ia mendarat sekitar pukul 15.15 WS setelah menempuh penerbangan hampir sebelas jam.
Ia menempuh perjalanan panjang dari Jakarta bersama rombongan resmi.
Tarian Pantsula Menyambut Kedatangan Gibran
Petugas bandara menyambut Gibran dengan tarian tradisional “Pantsula”.
Penari Pantsula menampilkan gerakan cepat yang mengikuti musik energik.
Tarian ini menunjukkan budaya kota di Afrika Selatan dengan gaya unik.
Para penari bergerak sinkron dan membentuk pola menarik di area penyambutan.
Tarian ini juga menonjolkan kreativitas komunitas urban di negara tersebut.
Gibran mengamati tarian itu dengan antusias karena tarian itu terasa sangat hidup.
Pejabat Afrika Selatan Menyambut Gibran
Sejumlah pejabat Afrika Selatan hadir di apron VIP.
Menteri Listrik dan Energi Afrika Selatan Kgosientsho Ramokgopa menyapa Gibran secara langsung.
Duta Besar RI untuk Afrika Selatan Saud Purwanto Krisnawan juga hadir dalam penyambutan itu.
Atase Pertahanan RI Kolonel (Mar) Guntur Almasyih ikut mendampingi delegasi Indonesia.
Seluruh pejabat menyampaikan sambutan hangat kepada Gibran dan rombongan.
Pertemuan itu berlangsung singkat namun tetap menampilkan hubungan baik kedua negara.
Gibran Melanjutkan Perjalanan ke Saxon Hotel
Setelah acara penyambutan selesai, Gibran langsung melanjutkan perjalanan.
Ia bergerak menuju Saxon Hotel Johannesburg dengan rombongan terbatas.
Rombongan itu bersiap mengikuti agenda kunjungan kerja yang cukup padat.
Agenda tersebut mencakup pertemuan resmi dan kegiatan bilateral dengan pemerintah setempat.
Gibran berencana membahas peluang kerja sama ekonomi dan sosial di Afrika Selatan.
Kunjungan ini juga bertujuan memperkuat hubungan Indonesia dengan negara tersebut.
Agenda Kerja Berlanjut di Johannesburg
Tim Gibran menyiapkan beberapa pertemuan penting pada hari berikutnya.
Mereka menyusun rangkaian kegiatan yang menyentuh berbagai sektor strategis.
Gibran ingin memperluas hubungan kedua negara melalui pendekatan langsung.
Ia berharap kunjungan ini memberikan manfaat bagi kerja sama jangka panjang.
Ia juga menekankan pentingnya hubungan internasional yang kuat dalam perkembangan ekonomi.
Dengan begitu, Indonesia dapat membuka peluang baru yang menguntungkan banyak sektor.






