Greenhill Ciwidey – Ledakan besar mengguncang kawasan ramai di ibu kota India, New Delhi, pada Senin, 10 November 2025. Insiden itu terjadi di dekat Benteng Merah, salah satu situs bersejarah yang menjadi simbol nasional India.
Ledakan tersebut menewaskan delapan orang dan melukai sedikitnya 20 orang lainnya. Saat kejadian, banyak kendaraan melintas di sekitar lokasi yang padat penduduk.
Komisaris Polisi Delhi, Satish Golcha, menjelaskan ledakan terjadi sekitar pukul 18.52 waktu setempat. Sebuah mobil Hyundai i20 yang berhenti di lampu merah tiba-tiba meledak dan merusak beberapa kendaraan di sekitarnya.
Mobil itu membawa tiga orang, dan hingga kini pihak kepolisian masih menelusuri identitas mereka. Ledakan tersebut langsung menimbulkan kepanikan di antara warga sekitar.
“Baca Juga: BPOM Bongkar Gudang Obat Ilegal di Jakarta Barat“
Pemerintah India Tegaskan Ledakan Sebagai Aksi Teror
Pemerintah India segera menggelar rapat keamanan darurat pada Rabu, 12 November 2025. Dalam rapat itu, Kabinet Perdana Menteri Narendra Modi menyebut ledakan itu sebagai tindakan teror oleh “pasukan anti-nasional.”
“Negara ini telah menyaksikan insiden teror keji yang dilakukan oleh pasukan anti-nasional,” bunyi pernyataan resmi Kabinet India.
Pemerintah menegaskan komitmen kuat terhadap kebijakan tanpa toleransi terhadap terorisme. Mereka berjanji akan mengusut pelaku, kolaborator, dan sponsor di balik serangan itu dengan penyelidikan menyeluruh.
Kabinet juga mengecam keras tindakan yang mereka sebut sebagai “keji dan pengecut” karena menewaskan warga tak bersalah.
Polisi dan Tim Forensik Lakukan Penyelidikan Menyeluruh
Penyidik dari kepolisian Delhi segera bergerak cepat. Tim forensik dan keamanan dikerahkan untuk menyisir lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti.
“Kami sedang menjajaki semua kemungkinan dan akan melakukan penyelidikan menyeluruh,” ujar Menteri Dalam Negeri Amit Shah. Ia menegaskan bahwa semua hasil investigasi akan diumumkan kepada publik setelah penyelidikan selesai.
Polisi juga memberlakukan status siaga tinggi di seluruh Delhi. Negara bagian tetangga seperti Uttar Pradesh ikut memperketat keamanan, terutama di sekitar lokasi wisata seperti Taj Mahal.
Petugas menutup sebagian ruas jalan di sekitar Benteng Merah untuk memastikan keamanan warga dan memudahkan penyelidikan.
Modi Kecam Serangan dan Sampaikan Belasungkawa
Perdana Menteri Narendra Modi mengutuk keras serangan itu dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mencari pelaku dan membawa mereka ke pengadilan secepatnya.
“Saya berduka atas kehilangan mereka yang dicintai. Negara ini berdiri bersama keluarga korban,” ujar Modi dalam pernyataannya.
Sementara itu, pemimpin oposisi Rahul Gandhi juga mengekspresikan kesedihannya. Ia menyebut insiden itu sebagai tragedi memilukan yang mengguncang hati seluruh warga India.
Lokasi Ledakan di Kawasan Bersejarah yang Padat Wisatawan
Benteng Merah, tempat terjadinya ledakan, merupakan situs bersejarah yang dibangun pada abad ke-17 oleh Kaisar Mughal Shah Jahan. Lokasi ini menjadi tempat ribuan wisatawan setiap harinya.
Setiap Hari Kemerdekaan, Perdana Menteri India memberikan pidato tahunan di kawasan tersebut. Oleh karena itu, keamanan di sekitar Benteng Merah biasanya dijaga sangat ketat.
Namun, ledakan kali ini menimbulkan kekhawatiran baru tentang celah keamanan di kawasan wisata utama New Delhi. Banyak warga menuntut pemerintah memperketat pengawasan dan memperbaiki sistem keamanan publik.
Pemerintah India Janji Ungkap Pelaku Secepatnya
Kabinet India telah memerintahkan aparat keamanan untuk menindak kasus ini dengan “urgensi dan profesionalisme tertinggi”. Mereka menegaskan bahwa penyelidikan harus dilakukan tanpa penundaan agar para pelaku segera diadili.
Penyelidikan kini berfokus pada asal bahan peledak, jalur masuk kendaraan, serta identitas tiga orang di dalam mobil yang meledak. Polisi juga menelusuri kemungkinan keterlibatan kelompok teroris lokal maupun jaringan lintas batas.
Pemerintah menegaskan tekad untuk melindungi warganya dari ancaman serupa. Mereka mengajak masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.
Kesimpulan: Ledakan New Delhi Aksi Teror
Ledakan mobil di New Delhi menjadi serangan teror paling mematikan di India dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah menanggapinya dengan langkah cepat dan tegas, menekankan komitmen terhadap keamanan nasional dan perlindungan warga.
“Baca Juga: Polisi Telusuri Peran Keluarga dalam Kasus Ledakan SMAN 72“






