Greenhill Ciwidey – Tanggal 26 Juli menyimpan banyak peristiwa penting dalam sejarah dunia dan Indonesia. Beberapa di antaranya menjadi tonggak berdirinya sebuah negara, sementara yang lain melahirkan tokoh yang memberi pengaruh besar di bidang pendidikan dan sastra.
Berikut rangkuman sejumlah peristiwa bersejarah yang terjadi pada 26 Juli.
“Baca Juga: MUI Usulkan Zakat Jadi Pengurang Langsung Kewajiban Pajak“
Afonso I Menjadi Raja Pertama Portugal
Pada 26 Juli 1139, Afonso I atau Afonso Henriques menjadi raja pertama Portugal.
Ia memimpin perjuangan untuk memisahkan Portugal dari Kerajaan León dan Galisia. Setelah berhasil meraih kemerdekaan, Afonso I membangun fondasi Kerajaan Portugal.
Selanjutnya, ia memperluas wilayah kekuasaan melalui Reconquista. Kepemimpinannya berlangsung hingga 1185 dan menjadi awal berkembangnya Portugal sebagai negara berdaulat.
Liberia Deklarasikan Kemerdekaan
Liberia menyatakan kemerdekaan pada 26 Juli 1847.
Negara di pesisir barat Afrika itu memisahkan diri dari American Colonization Society. Setelah merdeka, Liberia membentuk pemerintahan sendiri dan menjadi republik modern pertama di Afrika.
Liberia berbatasan dengan Sierra Leone, Guinea, dan Pantai Gading. Hingga kini, negara tersebut tetap mempertahankan tanggal 26 Juli sebagai Hari Kemerdekaan nasional.
Pak Kasur Lahir dan Menginspirasi Dunia Pendidikan
Tokoh pendidikan Indonesia, Soerjono atau Pak Kasur, lahir pada 26 Juli 1912 di Purbalingga, Jawa Tengah.
Pak Kasur mendedikasikan hidupnya untuk dunia pendidikan anak.
Ia juga menciptakan banyak lagu anak yang masih dikenal hingga sekarang. Melalui karya-karyanya, Pak Kasur membantu membentuk karakter dan kreativitas anak-anak Indonesia.
Kontribusinya menjadikan namanya sebagai salah satu tokoh pendidikan paling berpengaruh di Indonesia.
Chairil Anwar Lahir sebagai Pelopor Puisi Modern
Penyair legendaris Indonesia, Chairil Anwar, lahir di Medan pada 26 Juli 1922.
Chairil Anwar berasal dari keluarga berdarah Minangkabau. Ia kemudian menjadi salah satu pelopor sastra Angkatan ’45.
Selama hidupnya, Chairil Anwar menghasilkan sekitar 96 karya, termasuk sekitar 70 puisi.
Karya-karyanya menghadirkan gaya bahasa yang berani dan berbeda dari zamannya.
Bersama Asrul Sani dan Rivai Apin, Chairil Anwar mendapat pengakuan dari H.B. Jassin sebagai pelopor sastra Angkatan ’45.
Hingga kini, banyak puisi Chairil Anwar masih dipelajari dan menjadi bagian penting dalam sejarah sastra Indonesia.
Maladewa Raih Kemerdekaan dari Britania Raya
Maladewa memperoleh kemerdekaan pada 26 Juli 1965.
Sebelumnya, negara kepulauan di Samudra Hindia itu berada di bawah status protektorat Britania Raya.
Setelah merdeka, Maladewa membangun pemerintahannya sendiri dan mengembangkan berbagai sektor ekonomi.
Selain itu, negara tersebut berhasil menjadikan pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan utama.
Kini, Maladewa dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia yang menarik jutaan wisatawan setiap tahun.
Tanggal 26 Juli Menjadi Bagian Penting Sejarah
Tanggal 26 Juli menghadirkan berbagai peristiwa yang memiliki dampak besar di berbagai bidang.
Hari tersebut menandai berdirinya Kerajaan Portugal, kemerdekaan Liberia dan Maladewa, serta kelahiran dua tokoh penting Indonesia, Pak Kasur dan Chairil Anwar.
Peristiwa-peristiwa tersebut menunjukkan bahwa satu tanggal dapat menjadi saksi lahirnya negara baru, pemimpin bersejarah, dan tokoh yang memberi pengaruh besar bagi dunia pendidikan maupun sastra.
“Baca Juga: Ciri Sperma Sehat dan Kelainannya yang Perlu Diwaspadai“






