Greenhill Ciwidey – Korban jiwa akibat Topan Bualoi di Vietnam kembali bertambah. Badan penanggulangan bencana pemerintah melaporkan 36 orang meninggal dunia pada Kamis, 2 Oktober 2025.
Selain itu, sebanyak 21 orang masih hilang. Sementara itu, 147 orang lainnya menderita luka-luka akibat terjangan topan dan banjir besar.
Topan Mendarat dengan Dampak Besar
Topan Bualoi mendarat di wilayah Vietnam utara-tengah pada Senin, 29 September 2025. To pan tersebut membawa gelombang laut tinggi, angin kencang, serta hujan deras.
Kondisi cuaca ekstrem itu langsung memicu banjir besar di beberapa wilayah. Akibatnya, banyak penduduk terjebak dan sulit mendapatkan bantuan darurat.
Kerugian Ekonomi Semakin Membengkak
Pemerintah Vietnam juga mencatat lonjakan kerugian akibat bencana ini. Kerusakan properti diperkirakan mencapai 11,5 triliun dong atau setara Rp7,2 triliun.
Sebelumnya, laporan resmi pada Rabu, 1 Oktober 2025, mencatat kerugian sebesar Rp5,03 triliun. Dengan demikian, dalam waktu singkat angka kerugian meningkat drastis.
Infrastruktur Rusak Parah
Badan penanggulangan bencana menjelaskan bahwa topan merusak jalan, sekolah, serta kantor pemerintahan. Banyak fasilitas umum tidak bisa digunakan.
Topan juga menyebabkan pemadaman listrik besar-besaran. Puluhan ribu keluarga kini hidup tanpa pasokan listrik dan kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari.
Dampak pada Perumahan Warga
Lebih dari 210.000 rumah warga rusak atau terendam banjir. Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan darurat.
Bencana ini menambah beban bagi pemerintah daerah. Mereka harus menyediakan tempat penampungan sementara untuk ribuan keluarga yang terdampak.
Pertanian Mengalami Kehancuran
Selain merusak rumah, topan juga menghancurkan lahan pertanian. Lebih dari 51.000 hektar sawah dan ladang tanaman pangan rusak total.
Kerusakan ini menimbulkan ancaman serius terhadap ketahanan pangan di wilayah tersebut. Banyak petani kehilangan mata pencaharian utama mereka.
Upaya Penanganan Darurat
Pemerintah Vietnam kini mengerahkan tim penyelamat ke berbagai daerah terdampak. Petugas berusaha menemukan korban hilang dan menyalurkan bantuan darurat.
Selain itu, pemerintah juga berkoordinasi dengan lembaga internasional. Bantuan logistik dan dana darurat diharapkan bisa membantu pemulihan lebih cepat.
Tantangan Besar bagi Vietnam
Bencana Topan Bualoi menegaskan tantangan besar yang dihadapi Vietnam. Selain itu, negara tersebut sering menghadapi badai tropis yang menimbulkan kerusakan masif setiap tahun.
Oleh karena itu, pemerintah harus segera memperkuat sistem mitigasi bencana. Selanjutnya, mereka perlu menjadikan keselamatan masyarakat dan perlindungan infrastruktur sebagai prioritas utama setelah topan ini.
Penutup
Topan Bualoi meninggalkan dampak besar di Vietnam. Korban jiwa bertambah, kerugian ekonomi membengkak, dan ribuan keluarga kehilangan rumah.
Selain itu, lahan pertanian yang hancur menimbulkan ancaman jangka panjang. Pemerintah dan masyarakat kini harus bekerja sama menghadapi pemulihan.






