Greenhill Ciwidey – Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Sulawesi Tenggara pada Minggu, 2 November 2025. Guncangan dengan kekuatan 2,9 magnitudo ini terasa di Kabupaten Kolaka Timur sekitar pukul 13.47 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa tersebut berasal dari wilayah darat.
Pusat Gempa Berada di Darat Kolaka Timur
Menurut data BMKG, pusat gempa berada di koordinat 4,02 derajat Lintang Selatan dan 121,83 derajat Bujur Timur. Lokasi ini berada sekitar 10 kilometer di barat daya Kabupaten Kolaka Timur. Kedalaman gempa tercatat mencapai 17 kilometer di bawah permukaan tanah.
Gempa tersebut termasuk dalam kategori dangkal karena sumbernya berada di kedalaman kurang dari 60 kilometer. Guncangan dirasakan cukup jelas oleh warga di sekitar pusat gempa, terutama di wilayah Kolaka Timur.
Warga Rasakan Getaran di Siang Hari
Beberapa warga melaporkan bahwa getaran terasa selama beberapa detik. Meski begitu, gempa tidak menimbulkan kepanikan. Banyak warga tetap beraktivitas seperti biasa setelah memastikan kondisi sekitar aman.
BMKG menyebutkan bahwa intensitas gempa berada pada skala MMI II hingga III. Artinya, getaran terasa di dalam rumah dan dirasakan oleh beberapa orang, namun tidak menimbulkan kerusakan bangunan.
BMKG Imbau Warga Tetap Tenang
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah Sulawesi Tenggara.
“Gempa dengan magnitudo 2,9 ini tidak berpotensi menimbulkan kerusakan atau tsunami,” demikian pernyataan BMKG melalui akun resmi X @infoBMKG.
BMKG juga meminta warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Namun hingga kini, belum ada laporan tentang adanya guncangan tambahan setelah gempa utama terjadi.
Belum Ada Laporan Kerusakan
Hingga Minggu sore, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban akibat gempa ini. Pemerintah daerah masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi wilayah terdampak.
Beberapa warga di sekitar lokasi mengaku hanya merasakan getaran ringan tanpa dampak berarti. Aktivitas ekonomi dan sosial tetap berjalan normal di Kolaka Timur setelah gempa terjadi.
Wilayah Sulawesi Tenggara Termasuk Daerah Aktif Secara Seismik
Sulawesi Tenggara termasuk salah satu wilayah yang aktif secara tektonik di Indonesia. Pergerakan lempeng bumi di sekitar kawasan ini sering menimbulkan gempa dengan kekuatan kecil hingga sedang.
Karena itu, BMKG terus melakukan pemantauan rutin dan menyebarkan informasi terkini kepada masyarakat. Edukasi tentang kesiapsiagaan bencana juga menjadi langkah penting agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi gempa di masa mendatang.
Masyarakat Diminta Waspada dan Siaga
Meski gempa kali ini tidak menimbulkan kerusakan, masyarakat di Kolaka Timur tetap diminta untuk waspada. Kesadaran terhadap potensi bencana menjadi hal penting dalam menjaga keselamatan bersama.
Dengan memahami cara menghadapi gempa, masyarakat bisa mengurangi risiko dan menjaga ketenangan saat peristiwa serupa terjadi kembali.






