Greenhill Ciwidey – Dugaan kasus pencurian kembali terjadi di kawasan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 21 November 2025, dan melibatkan enam pelaku bersenjata. Para pelaku menodongkan parang kepada pedagang seblak berinisial FNH yang berusia 23 tahun. Mereka juga mengambil handphone milik korban dan langsung melarikan diri.
“Baca Juga: Gibran Disambut Meriah dengan Tarian Pantsula di Johannesburg“
Pelaku Beraksi dengan Parang di Depan Warung
Aksi para pelaku terekam kamera CCTV di warung seblak milik korban. Rekaman itu menunjukkan tiga sepeda motor berhenti di depan warung. Enam pelaku turun secara bergantian dan membawa parang. Korban duduk sambil menikmati kopi bersama dua temannya saat kelompok itu datang dengan cepat.
Tiga pelaku yang membawa parang langsung berjalan ke arah korban. Mereka menodongkan parang ke leher korban untuk menimbulkan ketakutan. Mereka melihat korban memegang handphone lalu mengambilnya dengan paksa. Setelah itu, para pelaku naik ke motor dan kabur tanpa hambatan.
Kronologi Versi Korban FNH
Korban FNH menjelaskan bahwa ia baru selesai merapikan warungnya. Setelah itu, ia pergi ke warung kelontong untuk membeli kopi. Ia duduk di depan warung dan meminum kopi bersama dua temannya. Suasana tampak tenang sebelum keenam pelaku muncul.
Menurut FNH, para pelaku menghampiri dirinya dengan sikap mengancam. Ia melihat satu motor membawa tiga pelaku yang masing-masing memegang parang. Tiga pelaku turun dan langsung mengarahkan parang ke lehernya. Para pelaku kemudian merampas handphone yang ada di tangannya.
FNH mengaku tidak bisa melawan karena situasinya sangat berbahaya. Ia fokus menjaga keselamatan dirinya dan dua temannya. Ia merasa bersyukur karena pelaku tidak menyabetkan parang itu. Ia tidak mengalami luka sedikit pun meski mengalami ketegangan tinggi.
Korban Berencana Melapor ke Polisi
Setelah kejadian itu, korban berencana melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Ia berharap laporan itu membantu polisi menangkap para pelaku. Ia juga ingin mencegah terjadinya korban lain di kawasan itu.
FNH menyampaikan harapannya agar polisi memperkuat patroli di wilayah tersebut. Ia ingin masyarakat Grogol Selatan merasa lebih aman setelah kejadian itu. Ia percaya pengawasan rutin dapat mengurangi peluang kejahatan serupa.
Pedagang Seblak di Jaksel Ditodong: Warga Minta Keamanan yang Lebih Baik
Kejadian ini menambah kekhawatiran warga sekitar. Banyak warga berharap aparat segera mengambil tindakan. Kejadian itu juga menunjukkan perlunya penerangan dan patroli lebih intens.
Masyarakat ingin lingkungan mereka tetap aman untuk pedagang dan pengunjung. Mereka juga berharap CCTV dan penjagaan di malam hari lebih diperkuat. Situasi itu menunjukkan bahwa tindakan cepat dari pihak berwenang sangat diperlukan.
“Baca Juga: Kontroversi Ranperda KTR: Pedagang Tolak Aturan Penjualan Rokok“






