Greenhill Ciwidey – Palang Merah Indonesia menyalurkan bantuan sandang bagi korban bencana di Sumatera.
PMI membagikan 120 ribu potong pakaian kepada warga terdampak.
Bantuan menyasar Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
PMI memprioritaskan kebutuhan dasar pada masa darurat.
Banjir merusak dan menghanyutkan pakaian banyak keluarga.
Karena itu, PMI bergerak cepat menutup kebutuhan sandang.
“Baca Juga: Polda Metro Perketat Keamanan Wisata Selama Libur Nataru“
Rincian Bantuan Sandang yang Disalurkan
PMI menyiapkan pakaian untuk laki-laki dan perempuan.
Bantuan mencakup baju koko dan celana panjang pria.
PMI juga menyalurkan busana wanita dan hijab.
Selain itu, PMI menyiapkan mukena dan sajadah.
PMI turut menambahkan pakaian dalam pria dan wanita.
Seluruh item disesuaikan dengan kebutuhan harian korban.
PMI menargetkan bantuan langsung digunakan setibanya di lokasi.
Oleh karena itu, PMI memastikan kualitas dan kebersihan barang.
Penegasan PMI tentang Kebutuhan Mendesak Korban
Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla, menegaskan urgensi bantuan sandang.
Ia menyebut sandang sebagai kebutuhan mendesak saat pemulihan awal.
Menurutnya, PMI fokus membantu kebutuhan dasar masyarakat.
PMI ingin korban tetap memiliki pakaian yang layak.
Langkah ini mendukung martabat dan kesehatan warga terdampak.
Ia menyampaikan pernyataan tersebut pada Selasa, 30 Desember 2025.
Proses Pengemasan dan Persiapan Pengiriman
Saat ini, PMI melakukan pengemasan bantuan di Markas Pusat PMI.
Lokasi pengemasan berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
Tim memastikan setiap paket bersih dan rapi.
Tim juga memastikan bantuan siap didistribusikan segera.
Proses ini mempercepat penyaluran di lapangan.
Jadwal dan Jalur Distribusi Bantuan
PMI merencanakan pemuatan bantuan pada 2 Januari 2026.
Pengiriman menuju wilayah terdampak dimulai 3 Januari 2026.
PMI menggunakan kapal Kalla Lines untuk pengangkutan.
Kapal berangkat melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Jalur laut dipilih untuk efisiensi dan kapasitas muatan.
Koordinasi dengan Pemerintah dan Relawan
PMI terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
PMI juga bekerja bersama pemerintah daerah.
Selain itu, PMI melibatkan relawan di lapangan.
Koordinasi ini memastikan bantuan tepat sasaran dan merata.
PMI ingin setiap wilayah terdampak menerima porsi adil.
Harapan PMI untuk Pemulihan Masyarakat
PMI berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban banjir.
Selain itu, PMI ingin pemenuhan kebutuhan sandang mampu mempercepat proses pemulihan kehidupan warga.
Dengan demikian, langkah ini secara langsung mendukung kelancaran aktivitas harian masyarakat terdampak.
Sementara itu, melalui penyaluran bantuan ini, PMI menegaskan komitmen kemanusiaannya.
Oleh karena itu, PMI akan terus hadir dan bergerak aktif bagi masyarakat yang membutuhkan.






