Greenhill Ciwidey – Pemerintahan Prabowo-Gibran telah memasuki satu tahun masa kerja. Sejumlah program prioritas mulai menunjukkan hasil, meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Dari beberapa program unggulan, Makan Bergizi Gratis (MBG) menempati posisi ketiga dalam penilaian publik.
Dukungan Publik untuk Program Makan Bergizi Gratis
Program Makan Bergizi Gratis mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Sebanyak 51,3% responden memberikan penilaian positif terhadap program ini. Angka tersebut menunjukkan dukungan besar terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
Hasil ini berdasarkan riset dari Indonesia Social Insight (IDSIGHT). Lembaga tersebut menganalisis tanggapan masyarakat di media sosial presiden, wakil presiden, dan para menteri. Analisis dilakukan pada 24 September hingga 3 Oktober 2025 melalui platform Instagram, X/Twitter, Facebook Page, dan TikTok.
Direktur Komunikasi IDSIGHT, John Santosa, menyampaikan bahwa MBG berhasil menempati tiga besar program dengan penilaian publik tertinggi. Ia menilai hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap implementasi janji kampanye pemerintahan Prabowo-Gibran.
Perbaikan Sanitasi Jadi Fokus Utama Program MBG
Presiden Prabowo sempat memberikan arahan agar kualitas pelaksanaan MBG terus meningkat. Ia menekankan pentingnya perbaikan sanitasi dan kebersihan di setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pemerintah juga akan mengevaluasi dapur-dapur SPPG yang mengalami kendala, terutama yang pernah mengalami kasus keracunan makanan. Langkah ini dilakukan agar kualitas makanan tetap aman dan bergizi untuk anak-anak penerima manfaat.
Sekolah Rakyat Raih Penilaian Positif Tertinggi
Sekolah Rakyat mendapat penilaian positif tertinggi dari publik sebesar 62,4%. Program ini membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka bisa terus bersekolah.
Program tersebut menyediakan pendidikan dasar sekaligus menanamkan nilai karakter dan kemandirian pada siswa. Pemerintah meluncurkan Sekolah Rakyat pada Juli 2025 dan membuka 165 titik di berbagai daerah. Jumlah siswa yang belajar di program ini telah mencapai 16 ribu orang.
Program Sekolah Rakyat membantu pemerintah memutus rantai kemiskinan dan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh Indonesia.
Cek Kesehatan Gratis Sasar Seluruh Populasi
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menempati posisi kedua dengan 58,7% penilaian positif. Program ini menyasar seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Hingga saat ini, penerima manfaat program CKG telah mencapai 41,8 juta orang.
Pemerintah juga membangun 22 rumah sakit baru dari target 32 hingga akhir tahun. Salah satu fokus utama program ini adalah menurunkan kasus penyakit menular seperti TBC yang masih tinggi di Indonesia.
Program Lain Juga Dapat Dukungan Publik
Selain tiga program utama tersebut, beberapa program lain juga mendapat dukungan signifikan. Sekolah Unggulan Garuda meraih 48,8% penilaian positif. Program swasembada pangan, energi, dan air mendapat 45,3%, sementara pembangunan 3 juta rumah melalui skema FLPP mendapat 42,8%.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KLMP) atau Kopdes juga mencatat penilaian positif sebesar 37,2%. Program ini berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Pemerintahan Prabowo-Gibran kini terus melanjutkan implementasi program unggulan dengan evaluasi rutin. Dukungan publik yang tinggi menjadi modal penting untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.






