Greenhill Ciwidey – Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita membuka International Taekwondo Championship Panglima TNI Cup 2025 di GOR Ahmad Yani, Cilangkap, Jakarta Timur.
Ia menekankan pentingnya sportivitas dan kerja keras dalam latihan maupun kompetisi.
Menurutnya, prestasi seorang atlet lahir dari ketekunan dan konsistensi berlatih setiap hari.
“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas,” tegasnya di hadapan para peserta.
Ia juga menambahkan bahwa latihan yang tekun dan maksimal akan berbuah prestasi luar biasa.
“Baca Juga: Armada Flotilla Tetap Berlayar ke Gaza Meski Israel Mengancam“
Kejuaraan Meriah untuk Peringatan HUT ke-80 TNI
Kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI pada tahun 2025.
Ajang ini menghadirkan nuansa semangat, persaudaraan, serta kedisiplinan antar-atlet.
Selain itu, turnamen ini diharapkan menjadi tempat lahirnya atlet muda berprestasi.
Dengan digelarnya kompetisi ini, TNI ingin menunjukkan perannya dalam mendukung olahraga nasional.
Selain menjaga persatuan, acara ini juga menumbuhkan nilai sportivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta Datang dari 11 Negara
Turnamen berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 September 2025.
Sebanyak 1.522 atlet dari 11 negara ikut serta dalam kejuaraan bergengsi ini.
Jumlah peserta yang besar membuktikan tingginya minat internasional terhadap ajang tersebut.
Kompetisi ini menjadi wadah bagi atlet untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman.
Dengan kehadiran berbagai negara, turnamen ini menumbuhkan kebersamaan lintas budaya dan bangsa.
Mencetak Generasi Baru Atlet Taekwondo
International Taekwondo Championship Panglima TNI Cup 2025 diharapkan melahirkan generasi baru atlet taekwondo Indonesia.
Mereka diharapkan mampu bersaing dan bersinar di panggung internasional.
Melalui kompetisi seperti ini, peluang atlet muda untuk berkembang semakin terbuka lebar.
Selain itu, pengalaman bertanding melawan atlet mancanegara akan meningkatkan kualitas mereka.
Dengan persiapan matang, mereka dapat mengharumkan nama Indonesia di ajang global.
Sportivitas dan Disiplin Jadi Pondasi Prestasi
Jenderal Tandyo Budi Revita menekankan bahwa keberhasilan tidak muncul secara instan.
Oleh karena itu, setiap atlet perlu menanamkan disiplin dan sportivitas dalam setiap sesi latihan.
Selain itu, ia meyakini kerja keras yang konsisten akan membawa atlet menuju prestasi gemilang.
Lebih lanjut, pesan tersebut mengingatkan bahwa perjalanan menuju kemenangan selalu membutuhkan dedikasi penuh.
Dengan semangat itu, atlet dapat terus mengembangkan potensi terbaik mereka dan mencapai hasil luar biasa.
“Baca Juga: Industri ICT Deklarasi Dukung Akselerasi Digital Nasional“






