Greenhill Ciwidey – Sebuah jam saku emas milik Isidor Straus, salah satu penumpang terkaya Titanic, mencatat rekor baru dalam sebuah lelang internasional. Jam tersebut terjual dengan harga £1,78 juta atau sekitar Rp38,9 miliar. Harga ini memecahkan rekor sebelumnya untuk kategori memorabilia Titanic.
“Baca Juga: Pedagang Seblak di Jaksel Ditodong Parang dan Kehilangan HP“
Jam Saku Emas yang Menyimpan Kisah 113 Tahun
Tim penyelamat menemukan jam saku ini di jenazah Isidor beberapa hari setelah Titanic tenggelam pada 14 April 1912. Isidor dan istrinya, Ida, ikut dalam perjalanan dari Southampton menuju New York.
Jam berlapis emas 18 karat buatan Jules Jurgensen itu tetap menunjukkan waktu 02.20. Waktu itu adalah detik terakhir Titanic sebelum kapal raksasa itu hilang di Samudra Atlantik Utara.
Keluarga Straus menyimpan jam ini selama beberapa generasi. Kemudian Kenneth Hollister Straus, cicit Isidor, memperbaiki dan merestorasi jam tersebut sebelum melelangnya.
Lelang yang Menarik Perhatian Dunia
Rumah lelang Henry Aldridge and Son di Wiltshire menjual jam ini pada Sabtu, 22 November 2025. Lelang tersebut juga menawarkan berbagai memorabilia Titanic lainnya. Surat yang ditulis Ida Straus di atas kertas resmi Titanic terjual seharga £100.000 atau Rp2,19 miliar. Daftar penumpang Titanic laku £104.000. Medali emas untuk awak RMS Carpathia terjual £86.000.
Total nilai lelang mencapai £3 juta atau sekitar Rp65,5 miliar. Pencapaian ini menegaskan kembali besarnya minat publik terhadap kisah Titanic.
Kisah Isidor dan Ida yang Membekas Sepanjang Masa
Isidor Straus adalah seorang pebisnis asal Amerika yang juga menjadi pemilik toko serba ada Macy’s di New York. Ia dikenal sebagai sosok yang sukses dan disegani. Namun kisah cintanya dengan sang istri justru membuat banyak orang terharu.
Ketika awak Titanic meminta penumpang wanita naik ke sekoci, Ida menolak. Ia mengatakan bahwa ia lebih memilih tetap bersama suaminya. Ida mengungkapkan bahwa ia tidak ingin meninggalkan Isidor pada saat genting itu. Keputusan itu menjadi bagian dari legenda Titanic yang tidak pernah dilupakan.
Tim penyelamat menemukan jenazah Isidor, namun mereka tidak pernah menemukan jenazah Ida.
Lelang yang Hadirkan Kembali Kisah Cinta Mengharukan
Juru lelang Andrew Aldridge menegaskan bahwa harga fantastis jam saku Isidor mencerminkan daya tarik kuat kisah Titanic. Ia mengatakan bahwa setiap penumpang membawa kisah unik yang terus bertahan lebih dari satu abad.
Aldridge juga menekankan bahwa kisah Isidor dan Ida menggambarkan cinta dan kesetiaan. Keputusan Ida untuk tetap bersama suaminya menjadi simbol cinta abadi yang menginspirasi banyak orang hingga kini.
Rekor-Baru Setelah Rekor Sebelumnya
Jam saku lain yang diberikan kepada kapten RMS Carpathia juga mencatat rekor pada tahun sebelumnya. Jam itu terjual seharga £1,56 juta dan menunjukkan tingginya nilai memorabilia yang terkait dengan Titanic.
Penutup: Warisan Abadi dari Tragedi Titanic
Lelang terbaru ini kembali membuka bab kisah Titanic yang selalu memikat publik. Jam saku Isidor tidak hanya memiliki nilai materi, tetapi juga membawa warisan emosional dari salah satu tragedi terbesar dalam sejarah maritim. Kisah cinta dan keberanian pasangan Straus terus hidup melalui benda-benda bersejarah yang masih bertahan hingga lebih dari satu abad.
“Baca Juga: DKI Tebang 163 Pohon Berbahaya untuk Cegah Insiden Tumbang“






