Greenhill Ciwidey – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri terus mendalami kasus dugaan korupsi proyek Pabrik Gula (PG) Assembagoes. Dalam proses penyidikan tersebut, tim penyidik melakukan penggeledahan di Kantor PT Wijaya Karya (Wika), Jakarta Timur, pada Selasa, 9 Juni 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk mengumpulkan bukti yang mendukung proses penyidikan.
“Baca Juga: Jimly Ungkap Arahan Hery Susanto Soal Pengawasan MBG“
Penyidik Cari Bukti Terkait Proyek PG Assembagoes
Kabag Ops Kortas Tipikor Polri, Kombes Ahmad Yusuf Afandi, menjelaskan bahwa penyidik menjalankan penggeledahan untuk mencari dan mengamankan berbagai alat bukti.
Menurut Ahmad, tim penyidik membutuhkan dokumen dan informasi yang berkaitan dengan proyek Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) Pabrik Gula Assembagoes.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses tersebut bertujuan memperkuat pembuktian dalam perkara yang sedang berjalan.
Selain itu, penyidik juga ingin mempercepat penyelesaian kasus sesuai aturan hukum yang berlaku.
Penggeledahan Masih Berlangsung
Berdasarkan pantauan di lokasi, tim penyidik masih menjalankan proses penggeledahan di kantor Wika.
Petugas membatasi akses selama kegiatan berlangsung. Karena itu, awak media tidak dapat mengikuti proses penggeledahan secara langsung.
Para wartawan hanya dapat menunggu di luar area hingga penyidik menyelesaikan pemeriksaan.
Polri Juga Geledah Sejumlah Lokasi di Jawa Timur
Selain Kantor Wika, penyidik turut mendatangi beberapa lokasi lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.
Tim penyidik menggeledah rumah Tjahjadi Djajadibrata yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Multinas Indonesia.
Lokasi tersebut berada di kawasan Galaxy Bumi Permai, Surabaya, Jawa Timur.
Selanjutnya, penyidik memeriksa kantor PT Multinas Tjahja Sejahtera yang berada di kawasan Ruko Klampis Megah, Surabaya.
Tim juga melakukan penggeledahan di kantor PT Barata Indonesia yang berlokasi di Jalan Veteran, Gresik, Jawa Timur.
Melalui penggeledahan di beberapa lokasi tersebut, penyidik berharap dapat menemukan bukti tambahan yang relevan.
Hasil Penggeledahan Akan Didalami
Ahmad menjelaskan bahwa penyidik akan menganalisis seluruh barang dan dokumen yang berhasil diamankan.
Tim kemudian akan menelusuri keterkaitan setiap temuan dengan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki.
Selain itu, hasil penggeledahan juga akan membantu penyidik menentukan pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum.
Dengan langkah tersebut, penyidik berharap proses penanganan perkara dapat berjalan lebih cepat dan lebih jelas.
Kortas Tipikor Geledah Wika: Polri Pastikan Proses Berjalan Profesional
Kortas Tipikor Polri menegaskan komitmennya untuk menjalankan penyidikan secara profesional dan transparan.
Ahmad menyampaikan bahwa penyidik bekerja sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Ia juga memastikan seluruh tahapan penyidikan berlangsung secara akuntabel, objektif, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.
Karena itu, Polri meminta masyarakat untuk menunggu hasil penyidikan yang saat ini masih terus berjalan.
Penyidik akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah proses pendalaman bukti selesai dilakukan.
“Baca Juga: Panduan Waktu Terbaik Minum Vitamin dan Suplemen“






